MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LARNING (PBL) PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 88/1 SUNGAI PULAI

  • Mira Astria SD NEGERI 88/1 SUNGAI PULAI

Abstract

Pendidikan dan pembelajaran merupan satu kesatuan yang saling terkait. Pembelajaran merupakan wujud dari pelaksanaan pendidikan. Hasil belajar IPA siswa kelas VI SDN 88/1 Sungai Pulai pada Memahami cara menghasilkan, menyalurkan, dan menghemat energi listrik masih rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Hambatan dapat berasal dari  guru dan siswa itu sendiri. Hambatan dari guru antara lain guru menggunakan metode secara monoton. Hal ini terlihat nilai anak pada pelajaran IPA yang mengalami peningkatan sebelumnya pencapaian ketuntasan hanya sebesar 53% dari kkm 70. Sebagai guru hendaknya pandai dalam memilih metode, teknik, maupun model pembelajaran sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Sedang hambatan dari siswa antara lain: motivasi belajar siswa rendah; kreatifitas siswa dalam pembelajaran masih kurang. Tujuan praktik mengajar atau PPL yaitu meningkatkan keterampilan guru, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 88/1 Sungai Pulai. Langkah kegiatan praktik mengajar meliputi: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Tekhnik pengumpulan data menggunakan observasi dan test. Tekhnik analisis data  kuantitatif. Hasil penelitian pada praktik mengajar 1 diperoleh data 23 dari 28 siswa mengalami ketuntasan belajar IPA 80% langkah model pembelajaran telah terlaksana dengan baik, dan hasil belajarpun meningkat 82% dari jumlah siswa. Temuan penelitian menunjukkan model pembelajaran problem based learning secara bertahap dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas III SD Negeri 88/ 1 Sungai Pulai. Kesimpulan penelitian bahwa model pembelajaran problem based learning yang dterapkan dengan baik dapat meningkatkan hasil belajar IPA.

References

tolong dibantu ya pak, karena saya yakin artikel yang saya tulis banyak salah dan jauh dari kesempurnaa.
Published
2022-01-12
Section
Articles