PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN PECAHAN PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE ROLE PLAYING PADA KELAS IV UTP SDN 126 SARASSANG

  • NURHANENGSIH NURHANENGSIH UPT SDN 126 SARASSANG
Keywords: pemahaman, konsep, metode role playing

Abstract

Latar belakang penelitian ini berdasarkan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran Matematika, yakni siswa mengalami miskonsepsi bilangan pecahan dan kesulitan dalam merangkai konsep dari gambar atau simbol bilangan pecahan. Selain itu, persentase ketuntasan siswa 7,14% (sangat kurang). Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan metode Role Playing. Rumusan masalah dalam penelitian ini diantaranya: 1) Bagaimana penerapan metode Role Playing mata pelajaran Matematika materi bilangan pecahan kelas IV di UPT SDN 126 Sarassang, kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang?; 2) Bagaimana peningkatan pemahaman konsep siswa mata pelajaran Matematika materi bilangan pecahan setelah menggunakan metode Role Playing pada kelas IV di UPT SDN 126 Sarassang, kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang? Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model Kurt Lewin yang dilakukan sebanyak dua siklus untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa materi bilangan pecahan melalui metode Role Playing. Subjek penelitian ini terdiri dari 28 siswa kelas IV. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Adapun pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, wawancara, observasi aktivitas guru dan siswa, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut: 1) Penerapan metode Role Playing mata pelajaran Matematika materi bilangan pecahan kategori baik berdasarkan aktivitas guru dan siswa. Aktivitas guru pada siklus I adalah  80,9 termasuk kategori baik, kemudian meningkat di siklus II menjadi 96,5 termasuk kategori sangat  baik. Aktivitas siswa pada siklus I adalah 76,7 termasuk kategori baik, kemudian di siklus II meningkat menjadi 95,4 termasuk kategori sangat baik; 2) Peningkatan pemaham konsep siswa mata pelajaran Matermatika materi bilangan pecahan setelah menggunakan metode Role Playing dapat dilihat berdasarkan nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan belajar siswa. Nilai rata-rata kelas siklus I adalah 68 dengan kategori cukup, kemudian meningkat di siklus II menjadi 84 termasuk kategori baik. Persentase ketuntasan belajar siswa di siklus I adalah 21,42% termasuk kategori kurang, di siklus II mengalami peningkatan menjadi 96,42% termasuk dalam kategori sangat baik.

References

Astuti, Siti. “Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Pengurangan melalui Metode Bermain Peran (Role Playing) Peserta Didik Kelompok B RA Muslimat NU Adikarto III Muntilan Magelang”. (Yogyakarta: UIN Sunan Kali Jaga. 2014).
Fathurrohman, Muhammad. 2015. Model-model Pembelajaran Inovatif. Jogjakarta. Ar-Ruzz Media.
Heruman. 2013. Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung. Remaja Rosdakarya.
Kurniasih, Imas dan Berlin Sani. 2007. Teknik & Cara Mudah Membuat Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta. Kata Pena.
Kusaeri. 2014. Metodologi Penelitian. Sidoarjo. UINSA Press.
Sa’adah, Zaidatus dkk. “Penerapan Metode Bermain Peran (Role Playing) untuk Mengurangi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal pada Matematika Aritmetika Sosial”, Jurnal Kadikma. Volume 4. No. 2 (Agustus 2013).
Thobaroni, Muhammad dan Arif Mustofa. 2013. Belajar dan Pembelajaran Pengembangan wacana dan Praktik Pembelajaran dalam Pembangunan Nasional. Jogjakarta. Ar-Ruzz Media.
Widayanti, Esti Yuli dkk. 2009. Pembelajaran Matematika 1. Surabaya. LAPIS- PGMI.
Wahyuni, Sri dkk “Penerapan Metode Role Playing (Bermain Peran) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Kegiatan Jual Beli”.(Surakarta: Universitas Sebelas Maret, 2013).
Published
2022-01-12
Section
Articles