Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar

  • Kadek Ita Priana Danti SD Negeri 3 Banjarasem
Keywords: Model Problem Based Learning, Hasil Belajar, IPA

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 3 Banjarasem pada muatan IPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model Problem Based Learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Banjarasem dengan jumlah 13 orang. Tekhnik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus dimana terdapat satu kali pertemuan kegiatan pembelajaran pada tiap siklusnya. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes yang kemudian dianalisis dengan metode deskriptif. Kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan untuk hasil belajar siswa adalah 70 sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal muatan IPA. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada hasil belajar siswa pada siklus I yang menunjukkan nilai Rata-Rata Kelas (M) 63,08, Daya Serap (DS) 63,08% dan Ketuntasan Belajar (KB) 69,23%, meningkat pada siklus II yaitu nilai Rata-Rata kelas (M) 77,31 Daya Serap (DS) 77,31%, dan Ketuntasan Belajar (KB) 100%. Sebagai simpulan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 3 Banjarasem pada tahun pelajaran 2021/2022.

References

Arends. 1997. Konsep Umum Teori Belajar Kooperatif. Tersedia pada : http://blog-anakdesa.blogspot.com/2010/01/teori-belajar-kooperatif.html
Astiti, Yuni. 2007. Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar siswa Kelas VIII Semester II SMP N 5 SemRng Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Tahun Pelajaran 2006/2007. Skipsi. Tidak diterbitkan.
Tersedia pada: http;//WWW.te.iniversitas_negeri_semarang.ac.id/seminalpbl/.
Ebbutt. 1985. Model PTK. Tersedia Pada : Http://Www.Ak-Ishaq.Com/2011/01/Model-Ptk-4-Model-Ebbut.Html
Eggen dan Kauchak, 1993. Konsep Umum Teori Belajar Kooperatif. Tersedia pada :http://blog-anakdesa.blogspot.com/2010/01/teori-belajar-kooperatif.html
http://ditptksd.go.id. 2008. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Anak, (Online) (http://ditptksd.go.id, diakses 2 Pebruari 2009).
Ibrahim, M dan Nur, M. 2000. Pengajaran Berdasarkan Masalah. Surabaya. UNESA (University Press Surabaya)
Jogiyanto. 2006. Filosofi, Pendekatan dan Penerapan Pembelajaran Metode Kasus. Yogyakarta: Andi.
Nasution, S. 1987. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta. Bina Aksara.
Nur, M, 1996. Pembelajaran Kooperatif Dalam Pembelajaran Kelas III IPA (Terjemahan dari Linda Lundgun 1994 : Cooperative Learning in The Science Cllasroom). Makalah. Disampaikan Dalam Penyelenggaraan Dan Pelatihan Penelitian Bagi Guru-guru Pembina KIR SMU di IKIP Surabaya, 26 Agustus-7 September 1996.
Poerwadarminta,W.J.S. 1990. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta. Balai Pustaka.
Sardiman, AM. 1988. Interaksi Dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.
Slavin. 2007. Konsep Umum Teori Belajar Kooperatif. Tersedia pada: http://blog-anakdesa.blogspot.com/2010/01/teori-belajar-kooperatif.html
Syah, Muhibbin, M.Ed. 1995. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya.
Ward, E.J 2002. Problem Based Learning. Exploiting knowledge of how people learn to promete effective learning. Journal of Learning and Teaching Support Network for Bioscience (terjemahan). Tersedia pada : http://bio.ltsn.ac.uk/journal/vol3/beej-3-5.htm.
Warmada. 2005. Problem-based learning (PBL) berbasis teknologi informasi (ICT). Tersedia pada : http://www.te.ugm.ac.id/seminarpbl/
Published
2022-01-12
Section
Articles