Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas III SDN 2 RijangPanua Melalui Discovery Learning

  • kasmawati Kasmawati UPT SDN 2 Rijang Panua

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa Kelas III SDN 2 Rijang Panua terhadap pembelajaran Tematik Bahasa Indonesia materi mencermati kosakata dalam teks. Subjek penelitian adalah siswa kelas III yang berjumlah 15 orang yang terdiri dari 6 siswa putra dan 9 siswi putri. Adapun model pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan lembar pengamatan dan angket, dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran Tematik Bahasa Indonesia materi mencermati kosakata dalam teks menggunakan model Discovery Learning oleh guru sangat efektif diterapkan pada peserta didik Kelas III, hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan proses pelaksanaan pembelajaran oleh guru. Begitu pula dengan aktifitas peserta didik. Selama pembelajaran dengan menerapkan model Discovery Learning, siswa terlihat sangat antusias dan aktif dalam kegiatan proses pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model Discovery Learning dapat meningkatkan aktifitas siswa dalam pembelajaran Pembelajaran Tematik Bahasa Indonesia materi mencermati kosakata dalam teks di Kelas III SDN 2 Rijang Panua. Hasil belajar peserta didik Kelas III pada materi Pembelajaran Tematik Bahasa Indonesia materi mencermati kosakata dalam teks meningkat setelah menerapkan model Discovery Learning, hal ini ditunjukkan pada siklus I jumlah siswa yang mendapat nilai KKM 70 berjumlah 10 dari 15 orang siswa dengan nilai rata-rata 70,67. Pada siklus II jumlah siswa yang mendapat nilai KKM 70 meningkat menjadi 93,33% dengan nilai rata-rata 80,33. Berdasarkan prestasi belajar tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui Model Discovery Learning, dapat meningkatkan prestasi belajar Tematik Bahasa Indonesia materi mencermati kosakata dalam teks, pada siswa Kelas III SDN 2 Rijang Panua Kabupaten Sidrap Tahun Ajaran 2020/2021.

References

Akhadiah, dkk. Manfaat Menulis. Diakses melalui http://ilmugreen.blogspot.com/2012/07/manfaat-menulis.html.
Anita Lie, Cooperative Learning Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang Ruang Kelas), (Jakarta: PT. Grasindo Widia Sarana Indonesia, 2010, cet, 7
Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.. Jakarta: Rineka Cipta.
Asyhar, Rayandra. 2012. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: TIM GP PRESS
Kemdikbud, 2016. Permendikbud Nomor 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian Pendidikan
Pamungkas, 2001 Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD). Surabaya: Giri Surya
Slavin, Robert E. 2015. Cooperative Learning. Bandung: Nusa Media
Srijanto, Djatok 2001. Analisis Kesalahan Penggunaan Kata Depan dalam Karangan Deskripsi Siswa Kelas II SMU Negeri Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Tesis: Program Studi Linguistik Program Pasca Sarjana UNS
Sugiyanto, 2008. Model-model Pembelajaran Kooperatif. Surakarta : Depdikbud
Sugono, Dedy. 1999. Berbahasa Indonesia dengan Benar. Jakarta: Puspa Swarna
Tarigan, Henry, Guntur. 2011.Pengajaran Kosakata.Bandung: Angkasa
Published
2022-01-14
Section
Articles