PENERAPAN MODEL PBL BERBASIS BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

  • SISKA YULANDA SDN PASIRKALIKI I KECAMATAN RAWAMERTA KABUPATEN KARAWANG
Keywords: Model Problem Based Learning (PBL), blended learning, motivasi dan hasil belajar siswa, sekolah dasar, SDN Pasirkaliki I

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbasis blended learning pada kelas VI SDN Pasirkaliki I Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjeknya adalah siswa kelas VI SDN Pasirkaliki I Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang yang berjumlah 16 siswa. Desain PTK menggunakan model Kemmis dan Taggart yang meliputi perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan tes. Analisis data yang digunakan statistik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase hasil belajar, hal ini dapat dilihat dari ketuntasan KKM siswa dari kegiatan pratindakan dan setiap siklus, yaitu pada pra tindakan sebesar 37,5%, pada siklus I sebesar 62,5%, sedangkan pada siklus II sebesar 93,75%. Hal tersebut diiringi dengan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari pratindakan sebesar 56,8, siklus I sebesar 76,67 , sedangkan pada siklus II sebesar 87,6. Begitu juga motivasi siswa dari siklus I juga mengalami kenaikan pada siklus II. Dari siklus I rata-rata indicator motivasi 73,90% pada siklus II menjadi 91,51%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Problem Based Learning (PBL) berbasis blended learning dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

References

Ali, Sardar. Problem Based Learning: A Student Centered Approach. (12, 5): Canadian Centre of Science and Education.
Batubara, H. H., & Batubara, D. S. (2020). Penggunaan Video Tutorial Untuk Mendukung Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Virus Corona. Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 5(2), 21. https://doi.org/10.31602/muallimuna.v5i2.2950
Cleopatra (2015). Pengaruh gaya hidup dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika.Formatif: JurnalIlmiah Pendidikan MIPA,5(2).
Eggen,P & Kauchak, 2012. Strategi dan Model Pembelajaran. Jakarta: PT.Indeks
Hartini, S. (2019). Kompetensi Profesional Guru dalam Meningkatkan Motif Berprestasi Peserta Didik: Studi di SDN Karyasari III, Kabupaten Karawang. Indonesian Journal of Education Management & Administration Review, 3(1), 71-76.
Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik Dan Konseptual Dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
Jamil, S. (2014). Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Ar-ruzz Media.
Lattu, D. (2012). Peran Guru Bimbingan dan Konseling pada Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Terapan, 2(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30598/jbkt.v2i1.236
Nakayama, M., Yamamoto, H., & Santiago, R. (2007). The Impact of Learner Characteristics on Learning Performance in Hybrid Courses among Japanese Students. Electronic Journal E-Learning, 5(3), 195–206. Retrieved from https://eric.ed.gov/?id=EJ1098825
Novianti (2011). Kontribusi pengelolaan laboratorium dan motivasi belajar siswa terhadap efektivitas proses pembelajaran.Jurnal Pendidikan MIPA. Edisi khusus,1, 158-166.
Prasetiawan, H., & Supriyanto, A. (2016). GUIDANCE AND COUNSELING COMPREHENSIF PROGRAM IN EARLY CHILDHOOD EDUCATION BASED ON DEVELOPMENTAL TASK. Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education), 3(3), 95-103.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Staker, B. H., & Horn, M. B. (2012). Classifying K – 12 Blended Learning. California, USA: Innosight Institute, Inc
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R$D. Bandung: Alfabeta.
Sumarno, Alim. (2011). Pengertian Hasil Belajar. Online diakses pada 25 Desember 2021
Supriyanto, A., Hartini, S., Irdasari, W. N., Miftahul, A., Oktapiana, S., & Mumpuni, S. D. (2020). Teacher professional quality: Counselling services with technology in Pandemic Covid-19. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(2), 176-189.

Supriyanto, A., Hartini, S., Syamsudin, S., & Sutoyo, A. (2019). Indicators of professional competencies in research of Guidance and Counseling Teachers. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 53-64.
Uno, Hamzah B. (2011). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: PT Bumi Aksara Bandung PT Remaja Rosdaka Karya
Published
2022-01-12
Section
Articles