Penerapan Model PBL (Problem Based Learning) Pada Pembelajaran IPA Kelas VI SDN 1 Karang Bayan Tentang Konduktor dan Isolator Panas

  • SUSI ANGGRAYANI SDN 1 KARANG BAYAN
Keywords: Pembelajaran IPA, Problem Based Learning, Konduktor dan Isolator Panas”

Abstract

ABSTRAK
Tujuan penulisan artikel ini adalah (1) Untuk meningkatkan pemahaman tentang konsep”Konduktor dan Isolator Panas” dalam pembelajaran IPA melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas VI SDN 1 karang Bayan. (2) Untuk mendeskripsiksn hambatan-hambatan pembelajaran PBL dalam meningkatkan hasil belajar tentang konsep ”Konduktor dan Isolator Panas” dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas VI SDN 1 Karang Bayan. Maksud pembelajaran IPA dalam penelitian ini yaitu IPA dipandang dari segi produk dan pemupukan sikap. IPA sebagai produk artinya dalam pembelajaran menggunakan model PBL ini, siswa dapat memahami materi pelajaran IPA serta mampu mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki untuk menyelesaikan masalah yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan model PBL dalam penelitian ini yaitu pendekatan yang menggunakan masalah yang sering dijumpai sebagai suatu konteks bagi siswa untuk terlibat langsung dalam pemecahan masalah untuk memperoleh pengetahuan yang esensial dari mata pelajaran IPA.
Kata Kunci : Pembelajaran IPA, Problem Based Learning, Konduktor dan Isolator Panas”

References

Depdikbud, (1997). Ilmu Pengetahuan Alam Petunjuk Guru Sekolah Dasar Kelas 6. Jakarta Dirjen Dikdasmen.
Tim Bina Karya Guru, (2008). IPA SD untuk Sekolah Dasar Kelas VI. Jakarta : Penerbit Erlangga.
Winataputra, U. (2001). Model-model Pembelajaran Inovatif. Jakarta: Dapdiknas
Bambang Warsita, Teknologi Pembelajaran, Landasan dan Aplikasinya (Jakarta: PT.Rineka Cipta, 2008)
Oemar Hamalik. (1995). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara
Usman Samatowa.(2011).Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar.Jakarta.Indeks
Asy’ari,Maslichah. 2006. Penerapan pendekatan Sains teknologi Masyarakat Dalam Pembelajaran di SD. Yogyakarta : Universitas Sanata Dharma
Published
2022-01-12
Section
Articles