PEMANFAATAN APLIKASI PROJECTILE MOTION FOR HIGH SCHOOL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK

  • Mohammad Fauzan MA Matholi'ul Anwar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan aplikasi projectile motion for high school dalam pembelajaran fisika untuk meningkatkan keterampilan proses saisn peserta didik. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Sekaran yang terdiri atas 35 peserta didik. Penelitian dilaksanakan dua siklus yang terdiri dari empat kegiatan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Keterampilan proses sains yang diamati dalam penelitian ini adalah: merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, melakukan percobaan, menarik kesimpulan, dan berkomunikasi. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis kuantitatif nilai keterampilan proses sain (KPS) peserta didik pada siklus I sebesar 81% dan pada siklus II mencapai 96% atau terjadi peningkatan sebesar 15%. Hasil analisis kualitatif menunjukkan terjadinya peningkatan nilai KPS peserta didik pada proses pembelajaran fisika dengan memanfaatkan aplikasi projectile motion  for high school. Untuk hasil yang maksimum juga diperukan pemilihan model pembelajaran yang tepat, yang mendukung terlatihkannya KPS pada peserta didik.

This research is a classroom action research that aims to determine the use of projectile motion applications for high school in physics learning to improve students' science process skills. The subjects in this study were all students of class X MIPA 2 SMA Negeri 1 Sekaran which consisted of 35 students. The research was carried out in two cycles consisting of four activities, namely: planning, implementing actions, observing and reflecting. The science process skills observed in this study were: formulating problems, formulating hypotheses, conducting experiments, drawing conclusions, and communicating. The data collected were analyzed quantitatively and qualitatively. The results of the quantitative analysis of the science process skills of students in the first cycle was 81% and in the second cycle it reached 96% or an increase of 15%. The results of the qualitative analysis show an increase in the science process skills value of students in the physics learning process by utilizing the projectile motion application for high school. For maximum results, it is also necessary to choose the right learning model, which supports the to practice science process skills in students.

References

Abdurahman, & dkk. (2011). Dasar-Dasar Metode Statistika Untuk Penelitian. CV Pustaka Setia.
Afrizon, R., Ratnawulan, & Fauzi, A. (2012). Peningkatan Perilaku Berkarakter Dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas Ix Mtsn Model Padang Pada Mata Pelajaran Ipa-Fisika Menggunakan Model Problem Based Instruction. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 1, 1– 16.
Arikunto, Suharsimi., dkk. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara
Astuti, S. . (2015). Pengaruh kemampuan awal dan minat belajar terhadap prestasi belajar Fisika. Jurnal Formatif, 5(1), 68–75.
Aththibby, A. R. (2015). Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Animasi Flash Topik Bahasan Usaha Dan Energi. Jurnal Pendidikan Fisika, 3(2).
Depdiknas. (2006). Permendiknas No 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi. Depdiknas.
Diani, R. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Pendidikan Karakter dengan Model Problem Based Instruction. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 4(2), 241–253.
Gaziano, C., & McGrathe, K. (1986). Measurign the concpet of creadibility. Journalism Quarterly, 63(3), 451–462.
Kurniawan, D. T. (2014). Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Website Interaktif pada Konsep Fluida Statis untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas XI. Jurnal Pengajaran MIPA, 19(2), 206–213.
Kusuma, Wijaya. 2011. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Indeks
Sambada, D. (2012). PERANAN KREATIVITAS SISWA TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH FISIKA DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL. Jurnal Penelitian Fisika Dan Aplikasinya (JPFA).
U.S, S., & dkk. (2015). PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA. Jurnal Formatif, 2(1), 71–81.
Sujarwanto, & dkk. (2014). Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika pada Modeling Instruction pada Siswa SMA Kelas XI. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 3(1), 65–78.
Sutopo, H. (2011). PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS MULIMEDIA DENGAN FLASH, PHP, DAN MYSQL. Jurnal Informatika.
Taqwa, M. R. A. (2018). Kekeliruan Memahami Konsep Gaya, Apakah Pasti Miskonsepsi? Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika Dan Integrasinya, 1(2), 1–12.
Yusuf, I., Widyaningsih, S. W., & Purwati, D. (2015). Pengembangan perangkat pembelajaran Fisika Modern berbasis media laboratorium virtual berdasarkan paradigma pembelajaran abad 21 dan Kurikulum 2013. Pancaran Pendidikan, 4(2), 189–200.
Published
2022-01-14