Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran Fisika Materi Fluida Dinamis Dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning)

  • Ahmad Khusaeri MAS BAITUSSALAM KOTA SEMARANG
Keywords: Keaktifan, Hasil Belajar, Problem Based Learning

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan karena adanya permasalahan rendahnya keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Dari data tes formatif diketahui dari jumlah 27 peserta didik hanya ada 9 peserta didik (33,33%) yang mendapat nilai sesuai kriteria ketuntasan minimal yaitu 75. Hal ini disebabkan oleh peserta didik kurang aktif belajar fisika. peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran karena menganggap fisika sulit dan model pembelajaran yang digunakan guru kurang menarik yaitu lebih sering menggunakan metode ceramah sehingga peserta didik kurang aktif dan mengalami kesulitan dalam meningkatkan hasil belajar. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk memperbaiki kondisi tersebut, guru melakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) yang dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar  peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ”Apakah menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Fisika materi fluida dinamis pada peserta didik kelas XI.IPA MA Baitussalam Kota Semarang?”. Berkaitan dengan rumusan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Peserta didik kelas XI.IPA MA Baitussalam Kota Semarang dalam proses pembelajaran fisika materi fluida dinamis dengan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Perlakuan tindakan dilaksanakan 2 siklus berkelanjutan. Data diolah secara deskriptif persentase ketercapaian ketuntasan belajar dan tingkat ketuntasan belajar klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas XI.IPA MA Baitussalam Kota Semarang tahun pelajaran 2021/2022 dalam proses pembelajaran fisika materi fluida dinamis. Hal ini dibuktikan peserta didik lebih aktif dalam proses pembelajaran dan memperoleh peningkatan hasil belajar. Peserta didik yang memperoleh nilai tuntas pada siklus I sebesar 48,15% berarti mengalami peningkatan 14,82% dari 33,33% menjadi 48,15%. Pada siklus II mengalami peningkatan 51,85% dari 48,15% menjadi 100%. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari pra tindakan ke siklus I lalu ke siklus II. Penelitian ini cukup sampai pada siklus II karena seluruh peserta didik sudah mencapai ketuntasan kriteria minimal.

References

Arikunto, Suharsimi, dkk. 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Arikunto, Suhardjono dan Supardi, 2009. Manajemen Penelitian, Yogyakarta; Rineka Cipta.
Barrows, Howard. (1996). New Direction for Teaching and Learning “ProblemBased Learning in Medichine and Beyond; Abrief Overview”. University School of Medicine: Jossey Bass Publishers.
Depdiknas. 2003. Kurikulum KBK Standar Kompetensi Mapel Sains SLTP. Jakarta: Depdiknas.
Kanginan, Marthen. 2006. Fisika Untuk SMA Kelas XII. Jakarta: Erlangga
Rahmawati, Erwin, Siti Khanafiyah dan Sarwi. 2005. Pengajaran Berdasarkan Masalah (Problem Based Instruction) dengan LKS pada Pokok Bahasan Kinematika Gerak Lurus pada Siswa SMA Kelas X Semester 1. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia. 3/3: 143-148.
Slameto. 1991. Belajar dan faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Yonny, Acep dkk. 2012. Menyusun Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Grub Relasi Inti Media.
Published
2022-01-12