Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa
DOI:
https://doi.org/10.26858/ges.v2i1.535Abstract
Hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 45 Lempangan tahun 2021/2022 masih rendah karena penyampaian materi didominasi metode ceramah, guru kurang mengaitkan penyampaian materi dengan permasalahan nyata, dan siswa kurang aktif dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa kelas V serta performansi guru pada materi pecahan melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning di SD Negeri 45 Lempangan Sinjai. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (tes formatif) dan non-tes (observasi dan dokumentasi). Hasil penelitian pada siklus I, nilai rata-rata mencapai 77 dan persentase tuntas belajar klasikal 87,5%. Pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 81 dan persentase tuntas belajar klasikal menjadi 100%. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran pada siklus I 66,28% (tinggi) dan meningkat pada siklus II menjadi 76,50% (sangat tinggi). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran Tematik Tema Organ Gerak Hewan dan Manusia di kelas V SD Negeri 45 Lempangan Sinjai.


