PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS III
DOI:
https://doi.org/10.26858/ges.v3i1.578Abstract
Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi pada siswa atau peserta didik kelas III, SD Negeri 5 Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah. Materi tematik tema 2 Menyayangi Tumbuhan dan Hewan Subtema 4 Menyayangi Hewan Pembelajaran ke-5. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas III. Sample yang digunakan untuk penelitian berjumlah 15 peserta didik. Pengolahan data hasil penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan karakteristik berpikir kritis peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 peserta didik pada indikator memberi penjelasan sederhana pada Pra Siklus terdapat (33,33%), 56,67% (Siklus 1) dan 83,33% (siklus 2). Kemampuan dasar mengobservasi pada pra siklus 26,67 %, kemudian 56,67 % (siklus 1) dan 80 % (siklus 2). Indikator Menyimpulkan pada tahap Pra Siklus 20 %, 63,33 % (Siklus 1) dan 83,33 % ( Siklus 2). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan model Problem Based Learning berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik .


