PENINGKATAN KESADARAN SISWA TERHADAP PERILAKU SOPAN SANTUN MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF DAN PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV DI SD INPRES MINASA UPA
Keywords:
Pendidikan Karakter, Media Interaktif, Sopan SantunAbstract
Kesadaran siswa terhadap perilaku sopan santun dalam pembelajaran masih menjadi tantangan di banyak sekolah dasar, termasuk di UPT SPF SD Inpres Minasa Upa. Perilaku seperti kurang menghargai pendapat teman, tidak patuh pada aturan kelas, dan kurangnya rasa hormat terhadap guru menjadi fokus masalah dalam penelitian ini. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran berbasis media interaktif guna meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya perilaku sopan santun. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dalam dua siklus, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada siklus pertama, digunakan media pembelajaran interaktif untuk memperkenalkan konsep sopan santun, tetapi hasilnya belum optimal karena siswa masih membutuhkan pendekatan lebih personal. Pada siklus kedua, strategi ditingkatkan dengan melibatkan siswa secara lebih aktif dalam diskusi dan penggunaan media yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam perilaku siswa, seperti penghormatan terhadap pendapat teman, kepatuhan terhadap aturan, dan rasa tanggung jawab. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis media interaktif efektif dalam membangun kesadaran siswa terhadap perilaku sopan santun di lingkungan pembelajaran.
References
Fauzan, M. (2023). Peran Pendidikan Karakter dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(1), 78-90.
Hartono, T. (2021). Tantangan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(3), 34-45.
Ismail, M. (2022). Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 14(4), 123-134.
Johnson, D., & Johnson, R. (2020). Cooperative Learning: Theory and Practice. New York: Routledge.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The Action Research Planner. Melbourne: Deakin University Press.
Kemdikbud. (2023). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Nugraha, A. (2022). Sinergi Pendidikan Karakter dan Pembelajaran Berbasis Teknologi. Jurnal Teknologi Pendidikan, 16(1), 89-100.
Prasetyo, H. (2022). Peran Lingkungan dalam Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2), 56-68.
Putri, N. (2022). Pemanfaatan Media Interaktif dalam Pembelajaran PPKn. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(4), 45-55.
Rahman, A. (2021). Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(3), 34-50.
Rahayu, E. (2021). Strategi Guru dalam Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 67-78.
Setiawan, D. (2023). Model Pembelajaran Inovatif untuk Pendidikan Karakter. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 18(2), 56-68.
Susanti, A. (2021). Pentingnya Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Anak, 9(3), 89-98.
Widodo, H. (2020). Peran Pembelajaran Kooperatif dalam Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 34-45.
Wibowo, A. (2020). Penggunaan Media Digital dalam Pembelajaran Sekolah Dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(4), 67-78.
