Penerapan Metode Pembelajaran Story Telling untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD INPRES BTN IKIP 1 Makassar

Authors

  • Nur Rahmah Universitas Negeri Makassar
  • Muh. Faisal Pembimbing Universitas Negeri Makassar
  • Arny Erawaty Pamong SD INPRES BTN IKIP 1 Makassar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan metode Story Telling dalam meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas V SD INPRES BTN IKIP 1 Makassar. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak penggunaan metode Story Telling terhadap partisipasi siswa dalam pembelajaran serta pemahaman mereka terhadap konsep-konsep IPAS yang diajarkan. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, yang melibatkan pengamatan, tes hasil belajar, dan analisis partisipasi siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes sebelum serta setelah penerapan metode Story Telling, kemudian dianalisis untuk mengukur peningkatan hasil belajar dan keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Story Telling berhasil meningkatkan partisipasi siswa secara signifikan, serta meningkatkan rata-rata skor tes siswa dari 70 pada siklus pertama menjadi 90 pada siklus kedua. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa metode Story Telling efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS, mengembangkan keterampilan komunikasi siswa, serta menghubungkan konsep-konsep pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, disarankan agar metode Story Telling diterapkan secara lebih luas dalam pembelajaran di sekolah dasar untuk meningkatkan pemahaman materi dan keterlibatan siswa.

References

Azmi, M., & Puspita, M. (2019). Metode Storytelling Sebagai Solusi Pembelajaran Maharah Kalam di PKPBA UIN Malang. International Conference of Students on Arabic Language, 3, 69–86.
Darmayanti, R., Sukriyah, Y., Sahara, N., Suprayitno, K., & Susetyarini, R. E. (2024). Behaviorisme dalam Pendidikan: Pembelajaran Berbasis Stimulus-Respon. Penerbit Adab.
Fadilah, R., & Aziz, T. (2024). Penerapan Metode Bercerita dengan Pendekatan Ramah Anak untuk Mengembangkan Bahasa Anak Usia Dini di PAUD Ar Rahman. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 235–246.
Istiqomah, N., Lisdawati, L., & Adiyono, A. (2023). Reinterpretasi Metode Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam: Optimalisasi Implementasi dalam Kurikulum 2013 di Madrasah Aliyah. IQRO: Journal of Islamic Education, 6(1), 85–106.
Kurdi, M. S. (2024). STORYTELLING SEBAGAI ALAT UNTUK TRANSMISI NILAI LINTAS GENERASI DI MADRASAH IBTIDAIYAH. Indonesian Journal of Religion Center, 2(1), 89–102.
Nugrahani, M. (2018). Pembelajaran Fisika dengan Pendekatan Saintifik menggunakan metode eksferimen dan metode proyek ditinjau dari kreatifitas dan kemampuan pemecahan masalah paa siswa kelas XI SMAN 2 Surakarta tahun pelajaran 2015-2016. Jurnal Pendidikan Konvergensi Edisi, 25, 49–68.
Primayana, K. H., Lasmawan, I. W., & Adnyana, P. B. (2019). Pengaruh model pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari minat outdoor pada siswa kelas IV. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran IPA Indonesia, 9(2), 72–79.
Siberman, M. L. (2018). Active learning 101 cara belajar siswa aktif. Nuansa Cendekia.
Sipuan, S., Warsah, I., Amin, A., & Adisel, A. (2022). Pendekatan Pendidikan Multikultural. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(2), 815–830.
Sudirjo, E., & Alif, M. N. (2021). Komunikasi dan Interaksi Sosial Anak. CV Salam Insan Mulya.
Supriatna, N. (2019). Pengembangan Kreativitas Imajinatif Abad Ke-21 dalam Pembelajaran Sejarah. Historia: Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, 2(2), 73–82.

Published

2025-02-01

Issue

Section

Articles