PENERAPAN MEDIA INSTAGRAM REELS DALAM PEMBELAJARAN PRAKTEK TARI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENARI PADA SISWA KELAS X SMAN 5 SIDRAP

Authors

  • St Mupidah Universitas Negeri Makassar
  • Rahma Rahma Universitas Negeri Makassar
  • Abd. Jalil Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Instagram, Reels, Dasar-dasar Tari Sulsel

Abstract

 Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan metode pendekatan kualitatif dan kuantitatif Pada pembelajaran ini dilakukan 2 siklus. Setiap siklusnya terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini bertujuan agar siswa dapat meningkatkan keterampilan praktek tari pada siswa kelas X SMAN 5 Sidrap. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 5 Sidrap. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah : (1) Bagaimana penerapan media Instagram Reels dalam pembelajaran praktek dasar-dasar tari tradisional pada Siswa Kelas X SMAN 5 Sidrap (2)Bagaimana hasil pembelajaran pada penerapan media instagram reels dalam praktek tari pada Siswa Kelas X SMAN 5 Sidrap. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini berupa observasi, tes praktek dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa (1) Penerapan media Instagram Reels dalam pembelajaran praktek dasar-dasar tari tradisional pada Siswa Kelas X SMAN 5 Sidrap dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II dengan empat tahap yaitu, tahap perencanaan, tahap tindakan, pengamatan dan refleksi. Setelah dilakukannya 2 siklus telah terjadi peningkatan dalam pembelajaran praktek dasar-dasar tari Sulawesi selatan dengan penerapan media Instagram reels pada siswa yang dapat dilihat dari penilaian hasil tes praktek yang terdiri atas aspek: wirasa,wirama, dan wiraga. (2) Peningkatan keterampilan menari siswa kelas X SMAN 5 Sidrap dalam penerapan media Instagram reels pada pembelajaran tari telah dibuktikan dari hasil evaluasi dari prasiklus sampai siklus II. Pada prasiklus dari 21 siswa terdapat 38,08% atau 8 siswa yang mencapai nilai KKM dan 57,14% atau 12 siswa yang belum mencapai nilai KKM, adapun skor tetinggi pada penilaian prasiklus adalah 83 dan yang terendah adalah 34. Kemudian pada siklus I dari 21 siswa terdapat 52,38% atau 11 siswa yang mencapai nilai KKM dan 47,61% atau 10 siswa yang belum mencapai nilai KKM, dan pada siklus II 21 siswa terdapat 80,95% atau 17 siswa yang mencapai nilai KKM dan 19,04% atau 4 siswa yang belum mencapai nilai KKM, adapun skor tetinggi pada penilaian siklus II adalah 100 dan yang terendah adalah 50.

 

References

Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, (Cet. XIII; Jakarta: PT. Rajagrafindi Persada, 2010) Iskandar, D. (2015). Penelitian Tindakan Kelas dan Publikasinya Untuk Kenakan Penulisan
PTK Bagi Mahasiswa. Cilacap : Ihya Media
Oemar Hamalik, Media Pendidikan, (Bandung: Citra Aditiya Bakti, 1989)
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N.( 2006). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Dwikarya. Suryani, L., & Seto, S. B. (2020). Penerapan Media Audio Visual untuk Meningkatan Perilaku
Cinta Lingkungan pada Golden Age. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 900-908.

Published

2025-04-22

Issue

Section

Articles