Pengaruh Pelatihan Senam Matematika terhadap Kemampuan Pedagogik Mahasiswa PGSD dalam Pembelajaran Matematika SD
Keywords:
senam matematika, kemampuan pedagogik, PGSD, pembelajaran matematika SDAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan senam matematika terhadap peningkatan kemampuan pedagogik mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 60 mahasiswa semester IV yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (30 mahasiswa) dan kelompok kontrol (30 mahasiswa). Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi kemampuan pedagogik, angket persepsi mahasiswa, dan rubrik penilaian praktik mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pedagogik mahasiswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan (p < 0,05). Rerata skor kemampuan pedagogik kelompok eksperimen mencapai 84,67 dengan standar deviasi 5,32, sedangkan kelompok kontrol memperoleh rerata 71,20 dengan standar deviasi 6,14. Peningkatan N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,68 (kategori sedang-tinggi) lebih besar dibandingkan kelompok kontrol sebesar 0,31 (kategori rendah). Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan senam matematika secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan pedagogik mahasiswa PGSD, khususnya dalam aspek penguasaan materi, pengelolaan kelas, dan penggunaan strategi pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan.
References
Akib, I., & Saman, A. (2021). Penguatan kapasitas dosen dalam pengembangan pembelajaran inovatif di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 28(2), 112-124.
Anggraini, R., Susanto, H., & Yulianti, D. (2023). Efektivitas program pelatihan berbasis aktivitas fisik terhadap kreativitas mengajar calon guru matematika. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 8(1), 45-58.
Azwar, S. (2020). Reliabilitas dan validitas (Edisi ke-4). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Chatib, M. (2021). Gurunya manusia: Menjadikan semua anak istimewa dan semua anak juara. Bandung: Kaifa.
Creswell, J. W. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (Terjemahan, Edisi ke-5). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Doolabh, A. (2020). Embodied cognition and its implications for mathematics education. International Journal of Mathematics Education, 51(3), 201-218.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Mulyasa, E. (2020). Standar kompetensi dan sertifikasi guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.
Purwanto, A., & Masduki, L. R. (2022). Pengaruh pembelajaran berbasis gerak terhadap motivasi dan hasil belajar matematika siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 78-91.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Bandung: Alfabeta.
Suwarto. (2021). Pengembangan instrumen tes kemampuan pedagogik guru matematika Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(1), 1-14.
Uno, H. B. (2022). Model pembelajaran: Menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif (Edisi ke-13). Jakarta: Bumi Aksara.
Wahyudi, & Anugraheni, I. (2017). Strategi pemecahan masalah matematika sesuai kurikulum 2013 untuk siswa Sekolah Dasar. Salatiga: Satya Wacana University Press.
Wilson, M. (2002). Six views of embodied cognition. Psychonomic Bulletin and Review, 9(4), 625-636.







