Peran Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Regulasi Emosi Anak Usia Sekolah

Authors

  • Muhammad Kamal Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Permainan Tradisional; Keterampilan Sosial; Regulasi Emosi; Anak Usia Sekolah; Sinjai

Abstract

Permainan tradisional merupakan warisan budaya yang mengandung nilai-nilai sosial dan emosional yang kaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran permainan tradisional dalam meningkatkan keterampilan sosial dan regulasi emosi anak usia sekolah di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah penelitian campuran (mixed methods) dengan desain sequential explanatory. Subjek penelitian terdiri dari 120 siswa kelas IV dan V SD di tiga sekolah dasar di Kabupaten Sinjai yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, kuesioner, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) partisipasi dalam permainan tradisional secara signifikan meningkatkan keterampilan sosial anak, ditunjukkan dengan peningkatan skor rata-rata sebesar 32,4%; (2) regulasi emosi anak meningkat secara bermakna setelah mengikuti program permainan tradisional selama delapan minggu, dengan peningkatan skor sebesar 28,7%; (3) permainan Massempe, Mappadendang, dan Tudang Sipulung yang merupakan permainan khas Sinjai terbukti efektif dalam membangun karakter kooperatif, empati, dan pengendalian diri pada anak usia sekolah. Implikasi penelitian ini mendukung integrasi permainan tradisional ke dalam kurikulum pendidikan jasmani sebagai strategi holistik pengembangan karakter anak.

References

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). SAGE Publications.

Dharmamulya, S. (2008). Permainan tradisional Jawa. Kepel Press.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai. (2024). Laporan tahunan pendidikan Kabupaten Sinjai 2024. Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Erickson, K. I., & Bhargava, E. (2021). Exercise, play, and neuroplasticity: Implications for social-emotional learning. Developmental Cognitive Neuroscience, 48, 100940. https://doi.org/10.1016/j.dcn.2021.100940

Gray, P. (2013). Free to learn: Why unleashing the instinct to play will make our children happier, more self-reliant, and better students for life. Basic Books.

Gresham, F. M., & Elliott, S. N. (1990). Social skills rating system. American Guidance Service.

Gross, J. J. (2015). Emotion regulation: Current status and future prospects. Psychological Inquiry, 26(1), 1–26. https://doi.org/10.1080/1047840X.2014.940781

Iswinarti. (2017). Permainan tradisional: Prosedur dan analisis manfaat psikologis. Universitas Muhammadiyah Malang Press.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. (2022). Panduan implementasi profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran. Kemdikbudristek.

Luckey, A. J., & Fabes, R. A. (2005). Understanding nonsocial play in early childhood. Early Childhood Education Journal, 33(2), 67–72. https://doi.org/10.1007/s10643-005-0026-8

Nsamenang, A. B. (2006). Human ontogenesis: An indigenous African view on development and intelligence. International Journal of Psychology, 41(4), 293–297. https://doi.org/10.1080/00207590544000077

Nuryanti, L., Zubaidah, S., & Diantoro, M. (2020). Pengaruh permainan tradisional terhadap kemampuan kerjasama dan empati siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 5(3), 312–321.

Pellegrini, A. D., Dupuis, D., & Smith, P. K. (2019). Play in evolution and development. Developmental Review, 27(2), 261–276. https://doi.org/10.1016/j.dr.2006.09.001

Saputra, Y. A., & Rudyanto. (2019). Perbedaan regulasi emosi antara anak yang aktif bermain permainan tradisional dan anak yang dominan menggunakan gadget. Jurnal Psikologi Indonesia, 8(1), 45–58.

UNESCO. (2020). Traditional games and play: Promoting cultural heritage and social inclusion. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Yogman, M., Garner, A., Hutchinson, J., Hirsh-Pasek, K., Golinkoff, R. M., & Committee on Psychosocial Aspects of Child and Family Health. (2018). The power of play: A pediatric role in enhancing development in young children. Pediatrics, 142(3), e20182058. https://doi.org/10.1542/peds.2018-2058

Downloads

Published

2026-03-30

Issue

Section

Articles