Upaya Peningkatan Fleksibilitas Dengan Menggunakan Teknik PNF Melalui Metode Drill Pada Siswa SMP Negeri 52 Makassar
Keywords:
Fleksibilitas, Teknik PNF, Metode DrillAbstract
Untuk dapat mengatasi gangguan fleksibilitas maka dibutuhkan suatu terapi atau bentuk latihan yang bersifat mengulur jaringan atau otot yang mengalami pemendekan atau tightness serta mengembalikan fleksibilitas otot tersebut, yang dikenal dengan istilah stretching. Teknik Propioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) memberikan keuntungan dan manfaat yang lebih baik dibandingkan teknik-teknik peregangan yang lainnya, kemudian dapat meningkatkan relaksasi pada otot yang diregangkan. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dari data empiris prasiklus, siklus 1, dan siklus 2 menunjukan bahwa penerapan Stretching teknik PNF dapat meningkatkan kemampuan fleksibilitas peserta didik secara signifikan. Dengan penerapan ini peserta didik bergerak lebih efektif dan efesien dalam praktik pembelajaran pendidikan jasmani. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa penelitian tindakan kelas tentang upaya peningkatan fleksibilitas dengan menggunakan teknik PNF melalui metode drill pada siswa VIII SMP Negeri 52 Makassar dengan pencapaian nilai rata-rata siswa kemampuan fleksibilitas 14,867 dan jumlah siswa yang berada pada kategori baik sebesar 43% dan baik sekali 17% pada siklus II sehingga tidak perlu lagi dilanjutkan ke tes siklus berikutnya.
References
Andun Sudijandoko. (2010). Pembelajaran Pendidikan Jasmani Yang Efektif dan Berkualitas. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia (Volume 8 No.1). Hlm 1-5
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rinneka Cipta.
Budiono, A. (2016). Pengaruh Latihan Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) Pasca Cedera Bahu Terhadap Perbaikan Range of Motion (ROM). Universitas Negeri Yogyakarta.
Dr. M. Sobry Sutikno , (2009). Belajar dan Pembelajaran , Prospect. Bandung, 2009
Giriwijoyo, S. dan S. D. Z. (2013). Ilmu Faal Olahraga (Fisiologi Olahraga): Fungsi Tubuh Manusia pada Olahraga Untuk Kesehatan dan Prestasi. Badnung: Remaja Rosdakarya.
Irfan, M., & Natalia, N. (2008). Beda Pengaruh Auto Stretching dengan Contract Relax and Stretching terhadap Penambahan Panjang Otot Hamstring. Jurnal Fisioterapi, 8 (1).
Lutan, Rusli. (1996). Manusia dan Olahraga. Bandung. ITB dan FPOK UPI Bandung.
Mc Gowan, M. P. (2001). Menjaga Kebugaran Jantung. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada Jakarta.
Sakti, R. P. (2017). Pengaruh PNF (Proprioceptive Neuromuscular Facilitation) Terhadap Fleksibilitas Otot Member Fitness Centre Pesona Merapi di Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta. https://doi.org/DOI:
Sharman, M. J., Cresswell, A. G., & Riek, S. (2006). Proprioceptive neuromuscular facilitation stretching: Mechanisms and clinical implications. Sports Medicine, 36(11), 929–939. https://doi.org/10.2165/00007256-200636110-00002
Wahyuddin, A. (2011). Pengaruh Pemberian Pnf Terhadap Kekuatan Fungsi Prehension Pada Pasien Stroke Hemoragik Dan Non-Hemoragik. Jurnal Fisioterapi Indonusa, 8(1), 88–108.
