UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENCAK SILAT MELALUI PERMAINAN LONPAT TALI PADA SISWA KELAS VII UPT SPF SMP NEGERI 27 MAKASSAR
Keywords:
Lompat tali,, Pencak silat,, Hasil BelajarAbstract
Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang membahas tentang upaya meningkatkan hasil belajar pencak silat melalui permainan lompat tali pada siswa kelas VII UPT SPF SMP NEGERI 27 Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui apakah dengan permainan lompat tali dapat meningkatkan hasil belajar pencak silat pada siswa kelas VII UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar. 2) Untuk mengetahui apakah permainan lompat tali dapat diterapkan dalam pembelajaran pencak silat pada siswa kelas VII UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa tes dan non tes. Penelitian ini dilakukan di UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa siswi kelas VII UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar yang berjumlah 25 siswa yang terdiri dari 11 laki-laki dan 14 perempuan. hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan adalah sebagai berikut 1) Pra Siklus, siswa yang memperoleh nilai 30 ke atas berjumlah 6 orang, nilai 40 ke atas berjumlah 12 orang, sedangkan nilai 50 ke atas berjumlah 7 orang. Dan rata-rata kelas 44.68 atau 44%. 2) Siklus I, siswa yang memperoleh nilai 50 ke atas berjumlah 12 orang, nilai 60 ke atas berjumlah 7 orang, nilai 70 ke atas berjumlah 4 orang, sedangkan nilai 80 ke atas berjumlah 2 orang. Dan rata-rata kelas 62.24 atau 62%. 3) Siklus II, siswa yang memperoleh nilai 60 ke atas berjumlah 2 orang, nilai 70 ke atas berjumlah 12 orang, nilai 80 ke atas berjumlah 7 orang, sedangkan nilai 90 ke atas berjumlah 4 orang. Dan rata-rata kelas 79.6 atau 80%. Dari data di atas dilihat adanya perubahan hasil belajar siswa yang signifikan pada setiap siklusnya, itu dikarenakan pembelajaran dengan menggunakan metode dan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran.
References
Departemen Pendidikan & Kebudayaan. (1994). Kurikulum 1994 SMA: Landasan, Program & Pengembangan Jakarta: Depdikbud.
Lubis, Johansyah. 2004. Pencak Silat PanduanPraktis, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Mylsidayu, Apta. 2014. Psikologi Olahraga. Jakarta: Bumi Aksara.
Sardiman A.M. 2014. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : PT. RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Suryabrata, Sumadi. 1991. Metodelogi Penelitian. Jakarta: Rajawali Pers.
Tanjung, Akbar. 1991. Sejarah Olahraga Indonesia. Jakarta : CV. Tumaritis
Winarno. 2013. Metodelogi Penelitian dalam Pendidikan Jasmani. Malang: Badan Penerblit Universitas Negeri Malang.
Kamaruddin. 2014. Pengaruh Metode Berbeban Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit pada Atlet Pencak silat Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Islam Riau. Online : Vol. 3 No. 2. http//ejourna.unri.ac.id/, (diakses 20 Juni 2016).
Afiana, Andria. 2013. Kontribusi Panjang, Kelentukan dan daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Tendangan Sabit Pencaksilat. Online: http//download.portalgaruda.org/, (diakses 20 Juni 2016)
Karwati, Euis & Priasa, Donni Juni. 2014. Manajemen Kelas (Guru Profesional yang Inspiratif, Kreatif, Menyenangkan, dan Berprestasi). Bandung: Alfabeta.
Komaruddin. 2015. Psikologi Olahraga. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
