PENGARUH LATIHAN MEDICINE BALL TWIST TOSS DAN TRIANGLE PUSH UP TERHADAP PENINGKATAN PUSH ATLET BKMF HOKI FIK UNM
Keywords:
Medicine ball twist toss, Triangle Push Up, dan kemampuan PushAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan medicine ball twist toss dan triangle push up terhadap peningkatan push ATLET BKMF HOKI FIK UNM. Penelitian ini bersifat pre-eksperiment yaitu tow Group pretest-posttest design dengan latihan medicine ball twist toss dan triangle push up, Populasi dalam penelitian adalah atlet BKMF HOKI FIK UNM sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument tes kemampuan push.
Berdasarkan analisis data diperoleh hasil nilai rata-rata pret tes kemampuan push pada latihan medicine ball twist toss sebesar 1.40, nilai rata-rata posttes sebesar 2.40, sedangkan pada uji normalitas memiliki nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 (P-value > 0.05) yaitu 0,367, dan nilai t hitung > sebesar -1.000, Besaran nilai signifikansi pada T-test yaitu 0.00 < 0.020 taraf signifikansi. Sedangkan nilai rata-rata pret tes kemampuan pegangan backhand grip sebesar 32.1500, sedangkan nilai rata-rata pret tes kemampuan push pada latihan triangle push up sebesar 1.60, dan rata-rata post tes sebesar 2.80, sedangkan pada uji normalitas memiliki nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 (P-value > 0.05) yaitu 0,473, dan nilai t hitung > sebesar -1.200, besaran nilai signifikansi pada T-test yaitu 0.00 < 0.252 taraf signifikansi. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa latihan triangle push up lebih efektif dari pada latihan medicine ball twist toss ini dibuktikan dengan nilai rata-rata (mean) setelah diberikan aktivitas (post test) backhan grip lebih beasar dari pada latihan medicine ball twist toss.
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian?: pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bompa, T. (1990). Teory and Methodology of Training Key To Athletic Performance. Departement of Physical Education York. University Toronto Antorio. Canada: Departement of Physical Education York.
Bompa, T., & Harf, G. G. (2009). Periodization Training for Sports: Theory and Methodelogy of Training (Fifth Edit). United States Of America: Human Kinetics.
Duchateau, J., & Enoka, R. M. (2011). Origins and Insight into the integrated Motor System. Human Motor Unit Recording, 1421, 121.
Giam, C. K., & Teh, K. C. (1993). Ilmu Kedokteran Olahraga. Jakarta: Teh, K.C.
Gordon, J. R. (1996). Organization Behaviour. A Diagnostic Approach. New Jersey: Prentice Hall.
Harista, & Trisnowiyanto. (2016). Perbedaan efek latihan medicine ball dan latihan clapping push-up terhadap daya ledak otot lengan pemain bulutangkis remaja usia 13-16 tahun. Surakarta: Poltekes Negeri Surakarta.
Hendarsin, F. (2017). Strenght Conditioning: Berlatih Menggunakan Medicine Ball. Bandung: KUR Sniper.
https://www.bing.com/images/search
Jansean, C. R. (1983). power can be increased by increasing strength with our sacrificing speed.
