Hubungan Komposisi Tubuh Terhadap Daya Tahan Kardiovaskuler Pada Pemain Futsal Kab. Gowa

Authors

  • Andi Muh. Alif Nur Universitas Negeri Makassar
  • Ichsani Ichsani Universitas Negeri Makassar
  • Baharuddin Baharuddin Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Daya Tahan Kardiovaskuler, Komposi Tubuh, Futsal

Abstract

Hubungan Komposisi Tubuh Terhadap Daya Tahan Kardiovaskuler Pada Pemain Futsal Kab. Gowa SKRIPSI. Program Studi Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar.

Tujuan: 1). Untuk Mengetahui Apakah ada hubungan komposisi tubuh terhadap daya tahan kardiovaskuler pada pemain futsal Kab. Gowa.

Metode: Rancangan penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kuantitatif, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan korelasional. Pendekatan jenis ini bertujuan untuk melihat apakah antara dua variabel memiliki hubungan atau tidak. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 20 pemain futsal Kab. Gowa

Hasil: Dari hasil Data pengukuran Komposisi Tubuh  nilai Asymp = 0.89 (p>0,05), maka hal ini menunjukkan bahwa data tersebut mengikuti sebaran normal atau berdistribusi normal. Data Daya tahan kardiovaskular nilai Asymp = 0.72 (p>0,05), maka hal ini menunjukkan bahwa data Daya tahan kardiovaskular mengikuti sebaran normal atau berdistribusi normal. Hipotesis yang dilakukan dalam penelitian ini perlu diuji dan dibuktikan melalui data empiris yang diperoleh dilapangan melalui tes dan pengukuran terhadap variabel yang diteliti. Selanjutnya data tersebut diolah secara statistik. Pengolahan dan analisis data dilakukan untuk melihat hubungan komposisi tubuh dengan daya tahan kardiovaskuler pada pemain futsal Kab. Gowa.

Kesimpulan: Dari hasil pembahasan diatas terlihat bahwa ada hubungan komposisi tubuh terhadap daya tahan  kardiovaskular pada pemain Futsal Kab. Gowa. Nilai sig yaitu 0.002 dimana jika nilai p < 0,05 maka secara statistik dikatakan memiliki nilai yang signfikan dan nilai korelasi atau nilai r yaitu 0.547 dimana jika nilai r mendekati 1 maka secara statsistik dikatakan memiliki nilai korelasi yang kuat.

References

Anwar, F., & Riyadi, H. (2009). Status Gizi Dan Status Kesehatan Suku Baduy. Jurnal Gizi Dan Pangan, 4(2), 72. https://doi.org/10.25182/jgp.2009.4.2.72-82
Djollong, A. F. (2014). Teknik Pelaksanaan Penelitian Kuantitatif (Technique of Quantiative Research). Istiqra’, 2(1), 86–100.
Gede, I. W. (2017). Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Aktivitas Fisik pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Erepo Unud, 831, 1–14.
Madjid, I. (2017). Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa Peserta Ekstrakurikuler Futsal Sma Negeri 1 Karanganom. Pendidikan Jasmani Dan Rekreasi, 6(12), 1–9.
Rohmah, L., & Muhammad, H. N. (2021). Tingkat Kebugaran Jasmani dan Aktivitas Fisik Siswa Sekolah. Jurnal Universitas Negeri Surabaya, 09(01), 511–519.
Sepdanius, E., Rifki, M. S., & Komaini, A. (2019). T. dan pengukuran olahraga. (2019). Tes dan pengukuran olahraga.
Sugawara, E., & Nikaido, H. (2014). Hubungan Usis, Status Gizi, Latihan Fisik, Asupan Zat Gizi Mikro (Kalsium, Zat Besi, Vitamin C) Dengan Status Kebugaran Karyawan Universitas Muhammadiah Prof. Dr. Hamka Limau Jakarta. Antimicrobial Agents and Chemotherapy, 58(12), 7250–7257.

Published

2023-10-31

Issue

Section

Articles