Survei Tingkat Akurasi Shooting dan Koordinasi Mata Kaki Pemain Futsal SMAN 6 Bone
Keywords:
Akurasi Shooting, Koordinasi Mata Kaki, FutsalAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat akurasi shooting dan koordinasi mata kaki pemain futsal SMAN 6 BONE. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, yang bermaksud untuk mendeksripsikan atau memberikan gambaran mengenai tingkat akurasi shooting dan kordinasi mata kaki pemain futsal SMAN 6 BONE. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain futsal SMAN 6 BONE sebanyak 12 orang dan sampel penelitian ini adalah seluruh pemain futsal SMAN 6 BONE. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Deskriptif, dan Uji Persentase. Berdasarkan analisis data, Hasil penelitian uji deskriptif tingkat akurasi shooting pemain futsal SMAN 6 BONE diperoleh hasil skor minimun sebesar = 12, skor maksimun = 31, SUM = 225, range = 19, standar deviation = 5,259. Hasil uji deskriptif koordinasi mata kaki pemain futsal SMAN 6 BONE diperoleh hasil skor minimun sebesar = 6, skor maksimun = 13, SUM = 100, range = 7, standar deviation sebesar =2,498. Berdasarkan hasil uji persentase tes akurasi shooting pemain futsal SMAN 6 BONE diperoleh hasil dalam kategori sangat baik terdapat 0 orang dengan jumlah persentase yaitu 0%, dalam kategori baik terdapat 1 orang dengan jumlah persentase 8%, dalam kategori cukup terdapat 2 orang dengan persentase 17%, dalam kategori kurang terdapat 9 orang dengan jumlah presentase 75% dalam kategori sangat kurang terdapat 0 orang dengan persentase 0%. Hasil uji persentase tes koordinasi mata kaki diperoleh hasil dalam kategori sangat baik terdapat 3 orang dengan persentase 25%, dalam kategori baik terdapat 3 orang dengan jumlah presentase 25% dalam kategori rendah terdapat 0 orang dengan persentase 0% dalam kategori sangat rendah terdapat 0 orang dengan persentase0%. Berdasarkan hasil analisis diatas disimpulkan bahwa tingkat akurasi shooting pemain futsal SMAN 6 BONE berada pada kategori kurang dan koordinasi mata kaki pemain futsal SMAN 6 BONE berada pada kategori Sedang
References
Andita, B. (2015). Hubungan kekuatan otot tungkai dan otot perut terhadap akurasi shooting pada ekstrakurikuler futsal SMA Muhammadiah 2 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 3(2), 10-21.
Heriyanto, L. (2016). Pengaruh Latihan Variasi Menendang Ke Berbagai Sasaran Untuk Meningkatkan Ketepatan Shooting Menggunakan Punggung Kaki Siswa Yang Mengikuti Ekstrakurikuler Di Smp N 2 Depok Tahun 2016. Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, 1(5).
Ibrahim, G. F. (2019). Pengembangan Model Latihan Shooting Futsal Melalui Media Aplikasi Berbasis Android Usia 14-18 Tahun. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689-1699.
Iryanto, Y. (2013). Pengaruh Tingkat IQ Terhdap Kemampuan Juggling Dan Akurasi Tendangan Bola Pada Pemain Usia 11-12 Tahun SSB APAC INTI Kabupaten Semarang. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Nugroho, H. A. A., Kurniawan, W. P., & Harmono, S. (2021). Survei Tingkat Keterampilan Dasar Bermain Sepakbola Di Ssb Akademi Abyasa Kabupaten Nganjuk (Doctoral dissertation, Universitas Nusantara PGRI Kediri).
Ridwan,2015. Belajar mudah penelitian. Bandung: Alfabeta.
Saputra, T. H., Supriatna, S., dan Sulistyorini, S. (2019). Meningkatkan Shooting Futsal Menggunakan Metode Drill. Indonesia Performance Journal, 3(2), 80-86.
Sugiono.2013. Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta Sucipto. 2000. “Sepakbola Latihan dan Strategi”. Jakarta: Jaya Putra.
Sugiono.2014. Metode penelitian manajemen, bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.
