PENGARUH PERMAINAN TARIK TAMBANG TERHADAP KEKUATAN OTOT LENGAN DAN TUNGKAI ABK TUNARUNGU
Keywords:
Kata Kunci: Otot lengan, Otot Tungkai, Tunarungu .Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Permainan Tarik Tambang Terhadap Kekuatan Otot Lengan dan Otot Tungkai ABK Tunarungu. Penelitian ini adalah penelitian experimen merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuantertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. populasi pada penelitian ini anak berkebutuhan khusus tunarungu yang berjumlah 10 orang.sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yang berjumlah 10 orang. Data hasil penelitian diperoleh melaui tes pretest dan posttest. didapatkan menunjukkan bahwa ada perubahan kekuatan otot lengan dimana rerata mengalami peningkatan setelah latihan permainan tarik tambang dengan rerata 25.28 kg (7.34) meningkat menjadi 29.94 kg (8.28) dengan perubahan sebesar 4.66 kg. Hasil Analisis menggunakan uji T-Berpasangan dengan tingkat kepercayaan (? = 0,05). Berdasarkan uji tersebut, diperoleh hasil dengan nilai P = 0.000 (p < 0.05 ), ini menunjukkan ada perbedaan rerata bermakna antara sebelum dengan setelah latihan ABK tunarungu maka Ho ditolak. Berarti H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh bermakna permainan tarik tambang terhadap kekuatan otot lengan siswa ABK tunarungu atau dengan kata lain permainan tarik tambang meningkatkan kekuatan otot lengan siswa ABK tunarungu. Dan perubahan kekuatan otot tungkai setelah latihan tarik tambang rutin, dimana rerata mengalami peningkatan setelah latihan tarik tambang dengan rerata 28.23 kg (8.57) meningkat menjadi 34.35 kg (8.17) dengan perubahan sebesar 6.12 kg. Hasil analisis menggunakan uji T-Berpasangan dengan tingkat kepercayaan (? = 0,05). Berdasarkan uji tersebut, didapatkan hasil dengan nilai P = 0.000 (p < 0.05 ), ini menunjukkan ada perbedaan rerata bermakna antara sebelum dengan setelah latihan permainan tarik tambang terhadap kekuatan otot tungkai siswa ABK tunarungu maka Ho ditolak. Berarti H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh bermakna permainan tarik tambang terhadap kekuatan otot tungkai siswa ABK tunarungu.
References
Adiatmika Gede, I., & Santika Adi, G. (2016). Bahan Ajar Tes dan Pengukuran Olahraga. Arimbi, & Puspita, L. (2019). Pengembangan Model Penjas Adaptif (1st ed.). Makassar: Badan
Penerbit UNM.
B Krisna, B., & Maidarman. (2019). Konstribusi Kekuatan Otot Lengan dan
Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Renang 50 Meter Gaya Bebas Mahasiswa FIK. Jurnal
Patriot, 1(1), 131-138.
Denny Tri BP, Abdul Rahman (2015). Penerapan Permainan Tradisional Terhadap Keseimbangan
Pada Anak Tunarungu Kelas Bawah Sdlb Tunas Mulya Sememi Surabaya. Jurnal Pendidikan
Olahraga dan Kesehatan Volume 03 Nomor 02 Tahun 2015, hal. 554 – 559.
Hartati, Sasminta Christina Yuli, dkk. (2012). Permainan Kecil. Malang: Wineka
Media https://www.sitrobbani.sch.id/2020/03/manfaat-bermain-tarik-tambang-bagianak.html di Akses
tanggal 10 Juli 2021
7
Marhadi. (2012). Developing Hockey Game for Learning Media of Physical Education Sport and Health to Junior High School Students. Journal of Physical Education and Sports, Universitas Negeri Semarang.
Mulyana, Y., & Lengkana, A.,S. 2019. Permainan Tradisional.Salam Insan Mulia.
Pranata, I.G.N.A.C.(2016). Pengaruh Permainan Tarik Tambang Dalam Peningkatan Kekuatan Otot
Tungkai Mahasiswa Putri Frok Tahun 2016. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 2(2), 75-79. Ratrie Desningrum, D. (2007). Psikologi anak berkebutuhan khusus. Depdiknas, 1-149.
Nisa K & dkk .2018.Karakteristik Dan Kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus.Program Studi
Pendidikan Khusus.Vol. 02. No. 1. FKIP Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.
Sajoto.1988. Pembinaan Kondisi fisik dalam olahraga. Jakarta: Depdikbud.
Setiawan, H. (2015). Hubungan Fleksibilitas Togok Dan Power Otot Tungkai Terhadap Kemampuan
Smash Dalam Permainan Bola Volly Pada Siswa Putra Kelas Xi Smk Pgri 4 Kediri Tahun Ajaran 2014/2015. 1(1), 1–15. http://simki.unpkediri.ac.id/mahasiswa/file_artikel/2015/11.1.01.09.1156.pd fSugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D (Vol. 01). CV.Alfabeta.
Suhartini B.2011. Merangsang Motorik Kasar Anak Tunarungu Kelas Dasar Sekolah Luar Biasa melalui permainan. Jurnal Pendidikan Jasmani
Indonesia Volume 8, Nomor 2.Yogjakarta;Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahrgaan Universitas Negeri Yogjakarta.
Sukadiyanto, S.1998, Kemampuan Biomotorik Anak Normal Dan Anak Tunarungu. Jurnal Kependidikan Penelitian Inovasi Pembelajaran.Vol.
28 No. 1. https://journal.uny.ac.id/index.php/.jk/.article/view/7247
Sukoco, M . Pengembangan Permainan Tradisional Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Untuk
Anak Berkebutuhan Khusus.Fakultas Ilmu Keolahrgaan Universitas Negeri Yogjakarta
htpps://www.sitrobbani.sch.id/2020/03/manfaat-bermain-tarik-tambang-bagianak.html di Akses
tanggal 10 Juli 2021
http://staffnew.uny.ac.id/upload/131764499/penelitian/pengembangan+permainan +tradisional+untuk+anak+berkebutuhan+khus .pdf
https://eprints.uny.ac.id/7820/3/BAB%202%20-%2006601241047.pdf
