Upaya Meningkatkan Kemampuan Passing Pada Siswa Kelas VI UPT SPF SD Inpres Antang 1 Dalam Permainan Bola Basket Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kemampuan passing pada siswa kelas VI SD Inpres Antang I dalam permainan bola basket dengan menggunakan model pembelajaran tipe Jigsaw. Manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Memberikan gambaran pada guru olahraga dalam melakukan proses pembelajaran, 2. Dapat meningkatkan minat dan kemampuan dalam melakukan passing chest pass, overhead pass, bounce pass. Sehingga siswa memperoleh situasi pengalaman pembelajaran yang lebih konkret, bermakna, dan menyenangkan, 3. Untuk meningkatkan proses belajar mengajar di sekolah, 4. Dijadikan sebagai desain dalam peningkatan kemampuan teknik passsing chest pass, overhead pass, bounce pass dalam permainan bola basket mini kelas VI pada siswa SD Inpres Antang 1, 5. Mendapatkan pengalaman dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas, memperdalam pembelajaran permainan bola basket mini, dan mengetahui kekurangan dan kelemahan diri kita pada saat mengajar yang dapat dijadikan inspirasi untuk memperbaiki diri. Penelitian ini termasuk kedalam jenis (PTK) Penelitian Tindakan Kelas. Dengan Menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat mengetahui peningkatan pada siswa kelas VI SD Inpres Antang I. Sampel yang diambil adalah siswa kelas VI sebanyak 41 siswa. berdasarkan hasil rekapitulasi antar siklus setelah melalui pelaksanaan model pembelajaran kooperaif tipe Jigsaw pada siklus kedua menunjukkan bahwa meningkatkan kemampuan passing chest pass, overhead pass, bounce pass dalam permainan bola basket mini kelas VI SD Inpres Antang I memiliki peningkatan, hal tersebut ditunjukkan dari siklus I, terdapat 2 siswa (4.9%) dalam skala 5 (Sangat Baik). Demikian pula pada skala 4 (Baik) menunjukkan bahwa pada siklus I terdapat 5 siswa (12.2%) dan meningat menjadi 11 siswa (27.5%) sehingga diperoleh peningkatan 15.3% (27.5%-12.2%). Dan pada siklus II, terdapat 5 siswa (12.2 %) dalam skala 5 (Sangat Baik) dan meningkat menjadi 14 siswa (34.1%) sehingga diperoleh peningkatan 21.9% (34.1%-12.2%). Demikian pula pada skala 4 (Baik) menunjukkan bahwa pada siklus II terdapat 24 siswa (58.5%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang dilaksanakan pada siklus II memiliki penigkatan pada kemampuan passing chest pass, overhead pass, bounce pass dalam permainan bola basket mini siswa kelas VI SD Inpres Antang I.
References
Aunurrahman. 2013. Belajar dan pembelajaran. Penerbit Alfabeta, Bandung.
Andi Ihsan. 2011. Pendekatan pembelajaran. Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.
Baharuddin, & Wahyuni, E. N. 2015. Teori belajar dan pembelajaran. Penerbit Ar-Ruzz Media, Yogyakarta.
Daryanto. 2009. Pembahasan Siklus Penelitian Tindakan Kelas. Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.
Hasibuan, J. J., & Moedjiono. 2012. Proses belajar mengajar. Penerbit PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Huda M., 2016. Cooperative Learning, Penerbit Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Husdarta dan Yudha. 2010. Perkembangan peserta didik. Penerbit Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.
Paizaluddin & Ermalinda. 2014. Penelitian tindakan kelas. Bandung: Alfabeta.
Purwanto. 2014. Evaluasi hasil belajar. Penerbit Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Rosdiani, D. 2014. Perencanaan pembelajaran dalam pendidikan jasmani dan kesehatan. Penerbit Alfabeta, Bandung.
Tisnowati T. & Moekarto M., 2005. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Penerbit Universitas Terbuka, Jakarta.
Widyastuti E. & Suci A. 2010. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI kelas VI. Penerbit PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, Solo.
http://permainan-bola-basket-triani.blogspot.co.id/p/blog-page_16.html
http://www.superawesometutors.com/2015/12/materi-permainan-bola-basket.html
http://basketballmultimedia.weebly.com/teknik-passing.html
