Analisis Profil Kebugaran Jasmani Siswa Fase D SMP 20 Makassar Berdasarkan Instrumen Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI)

Authors

  • Muhammad Qasash Hasyim Universitas Negeri Makassar

Keywords:

kebugaran jasmani, Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI), SMP, Makassar.

Abstract

Abstrak ini disusun untuk mengukur dan mengevaluasi tingkat kebugaran jasmani siswa SMP 20 Makassar menggunakan standar Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI). Tes dilakukan pada berbagai komponen kebugaran fisik seperti koordinasi mata dan tangan, kekuatan dan daya tahan otot perut, kekuatan ledak otot tungkai, kelincahan, dan daya tahan kardiorespirasi. Hasil tes menunjukkan variasi kemampuan fisik siswa dengan sebagian besar berada dalam kategori sedang hingga baik. Prosedur tes yang valid dan reliabel ini memberikan gambaran objektif kondisi fisik siswa sebagai dasar perencanaan program pembinaan kebugaran jasmani yang terstruktur dan berkelanjutan. Laporan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan, prestasi belajar, dan kemampuan olahraga siswa secara menyeluruh di SMP 20 Makassar.

References

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Baechle, T. R., & Earle, R. W. (2018). Essentials of Strength Training and Conditioning (4th ed.). Human Kinetics.

Bompa, T. O., & Haff, G. (2009). Periodization: Theory and Methodology of Training (5th ed.). Human Kinetics.

Caspersen, C. J., Powell, K. E., & Christenson, G. M. (1985). Physical activity, exercise, and physical fitness: Definitions and distinctions for health-related research. Public Health Reports, 100(2), 126–131.

Gallahue, D. L., Ozmun, J. C., & Goodway, J. D. (2012). Understanding Motor Development: Infants, Children, Adolescents, Adults (7th ed.). McGraw-Hill.

Giriwijoyo, S., & Sidik, D. Z. (2012). Ilmu Faal Olahraga. Rosdakarya.

Hidayat, D. (2017). Pembelajaran Pendidikan Jasmani pada Anak Usia Sekolah. Alfabeta.

Hoeger, W. K., & Hoeger, S. A. (2014). Lifetime Physical Fitness and Wellness (12th ed.). Cengage Learning.

Johnson, B. L., & Nelson, J. K. (2013). Practical Measurements for Evaluation in Physical Education. Burgess.

Kemenpora RI. (2010). Panduan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia. Kemenpora.

Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Kemendikbudristek.

Kemendikbudristek. (2021). Profil Pelajar Pancasila. Kemendikbudristek.

Kova?, M., & Štajer, M. (2020). Physical fitness in school-aged children and adolescents: A review of literature. Journal of Physical Education and Sport, 20(1), 123–130.

Kraemer, W. J., & Fleck, S. J. (2018). Optimizing Strength Training. Human Kinetics.

Lutan, R. (2014). Belajar Gerak dan Aktivitas Fisik. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Morrow, J. R., Jackson, A. W., Disch, J. G., & Mood, D. P. (2011). Measurement and Evaluation in Human Performance (5th ed.). Human Kinetics.

Nugroho, S. (2015). Dasar-Dasar Tes dan Pengukuran Olahraga. Yogyakarta: Andi.

Prasetyo, Y. (2018). Kebugaran jasmani siswa SMP dan faktor penentunya. Jurnal Pendidikan Olahraga, 7(2), 45–56.

Rizki, M., & Suherman, A. (2020). Profil kondisi fisik siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education, 4(1), 33–41.

Samsudin, S. (2021). Pendidikan Jasmani untuk Peserta Didik. Prenada Media.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukadiyanto, & Muluk, D. (2013). Pengantar Teori dan Metodologi Pelatihan Fisik. Yogyakarta: Andi.

Thomas, J. R., Nelson, J. K., & Silverman, S. (2015). Research Methods in Physical Activity (7th ed.). Human Kinetics.

WHO. (2020). Global Recommendations on Physical Activity for Health. World Health Organization.

Published

2025-07-31

Issue

Section

Articles