Dampak Olahraga Rekreasi Digital (Exergaming) terhadap Kebugaran dan Motivasi Mahasiswa
Keywords:
exergaming, kebugaran kardiorespirasi, motivasi berprestasi, mahasiswa, olahraga digitalAbstract
Olahraga rekreasi digital atau exergaming merupakan fenomena baru dalam dunia kesehatan dan kebugaran yang menggabungkan teknologi dengan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak exergaming terhadap kebugaran kardiorespirasi dan motivasi berprestasi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian menggunakan quasi-experimental design dengan melibatkan 60 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi (n=30) yang mengikuti program exergaming selama 12 minggu dan kelompok kontrol (n=30) yang menjalankan aktivitas fisik konvensional. Data kebugaran kardiorespirasi diukur menggunakan tes berjalan kaki enam menit (six-minute walk test), sementara motivasi diukur menggunakan kuesioner Motivasi Berprestasi yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan dalam kebugaran kardiorespirasi (p<0,05) dan motivasi berprestasi (p<0,05) dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulannya, exergaming terbukti efektif sebagai alternatif menarik untuk meningkatkan kebugaran dan motivasi mahasiswa, menawarkan inovasi dalam pendekatan olahraga modern yang lebih interaktif dan menyenangkan.
References
Bahrul, A. (2014). Pendekatan inovatif dalam pendidikan jasmani dan olahraga. Jurnal Pendidikan Jasmani, 12(2), 112-125.
Budiman, Y., & Anggraeni, S. (2021). Gamifikasi dalam meningkatkan motivasi aktivitas fisik pada generasi milenial. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 20(1), 78-89.
Djauhar, M. (2020). Status kebugaran kardiorespirasi mahasiswa Indonesia: Tinjauan sistematis. Jurnal Kesehatan Olahraga, 8(2), 156-170.
Handaka, P., & Widodo, B. (2022). Dampak video game interaktif terhadap peningkatan kapasitas aerobik pada remaja. Jurnal Penelitian Kesehatan, 19(4), 445-458.
Heriyanto. (2020). Teori self-determination dalam konteks motivasi olahraga. Jurnal Psikologi Olahraga Indonesia, 10(3), 234-247.
Kusuma, R., & Andrianto, B. (2021). Efektivitas exergaming dalam meningkatkan engagement program kesehatan. Jurnal Kebugaran dan Kesehatan, 17(2), 189-202.
Mirna, S., & Rianti, Y. (2021). Inovasi olahraga digital di era transformasi kesehatan. Jurnal Olahraga Modern, 16(1), 45-58.
Nurdin, H., & Setyanto, W. (2024). Intensitas latihan pada exergaming: Perbandingan dengan aktivitas fisik konvensional. Jurnal Ilmu Keolahragaan Terapan, 22(1), 67-82.
Rahman, F., & Heriyanto, M. (2020). Self-determination theory dan engagement dalam program aktivitas fisik. Jurnal Psikologi Kesehatan, 12(1), 98-112.
Rahmat, T., & Suryanto, D. (2021). Karakteristik antropometri dan kebugaran fisik mahasiswa Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 134-148.
Sari, W., & Hermawan, B. (2022). Gaya hidup sedentari dan dampaknya terhadap kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Kesehatan Mental Kampus, 14(1), 76-89.
Saputro, M., & Winarni, H. (2022). Feedback real-time dalam pembelajaran motorik melalui teknologi digital. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 18(3), 267-281.
Suryawati, N., & Kusuma, A. (2023). Motivasi berprestasi pada mahasiswa aktif secara fisik: Studi empiris. Jurnal Motivasi dan Prestasi, 21(2), 198-212.
Tri, B., & Suprapto, E. (2023). Systematic review: Efektivitas exergaming untuk engagement aktivitas fisik masyarakat. Jurnal Review Kesehatan Masyarakat, 9(1), 112-128.
Wijaya, R., & Nursyiami, H. (2023). Motivasi konsistensi latihan pada mahasiswa program studi kesehatan dan olahraga. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 20(2), 156-170.
