PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KINCIR PINTAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD INPRES 6/75 CORAWALI KECAMATAN BAREBBO KABUPATEN BONE

Authors

  • Alif Fajarandi SD Inpres 6/75 Corawali

Keywords:

Media Kincir Pintar, Membaca Permulaan

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan mengetahui
pengaruh penggunaan media kincir pintar terhadap kemampuan
membaca permulaan siswa di Kelas II SD Inpres 6/75 Corawali
Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone. Pendekatan penelitian adalah
pendekatan kuantitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, tes
dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa Kelas
II di SD 6 Inpres 6/75 Corawali Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone
yang berjumlah 22 siswa. Sampel dalam penelitian berjumlah 22 siswa.
Teknik analisis data yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan
inferensial. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sebelum
penggunaan media kincir pintar dapat digambarkan pada hasil belajar
diperoleh yaitu pada pretest mendapatkan nilai cukup dengan rata rata
(mean) sebesar 18,82 sedangkan pada posttest mendapatkan nilai baik
dengan rata-rata (mean) sebesar 23,91. Kesimpulan penelitian ini
adalah penggunaan media kincir pintar berpengaruh secara signifikan
terhadap kemampuan membaca permulaam siswa khususnya di Kelas
II SD Inpres 6/75 Corawali kecamatan Barebbo kabupaten Bone

References

Akhadiah, S. dkk (2018) Bahasa Indonesia II. Jakarta: Proyek Pembinaan Tenaga
Kependidikan Depdikbud.
Arsyad, A (2014). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Pesada
Asmonah. (2019). Meningkatkan kemampuan membaca permulaan menggunakan model
direct instruction berbantuan media kartu kata bergambar. Jurnal Pendidikan Anak,
Vol. 8 (1), 29–37.
Dalman. (2017). Keterampilan Membaca. Depok: PT Rajagrafindo Persada
Dewi. (2017). Pengaruh metode global berbantuan media kartu huruf terhadap keterampilan
membaca permulaan kelas I SD. Mimbar PGSD Undiksha
Devitawati. (2017). Efektivitas media kincir kata terhadap kemampuan membaca anak di
taman kanak-kanak harapan dharmawanita painan Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal
Pendidikan Anak Usia Dini. (Vol. 1 No.1) Hlm. 1-3
Fikri. (2018). Meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui tekhnik permainan bahasa
melengkapi cerita. Bidayatuna: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(1),
47–60.
Purwaningsih, D., Agustini, F., & Reffiane, F. (2020). Pengembangan Media KINTAR (Kincir
Pintar) Pada Materi Pesawat Sederhana Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar 1).
Universitas PGRI Semarang.
Hadian, L. H., Hadad, S. M., & Marlina, I. (2018). Penggunaan media big book untuk
meningkatkan keterampilan membaca kalimat sederhana. Didaktik: Jurnal Ilmiah
PGSD STKIP Subang, 4(2), 212–242.
Hairuddin, H. (2019). Peningkatan kompetensi guru dalam penggunaan media pembelajaran
melalui supervisi akademik pada SDN 4 Masbagik Utara”. Jurnal Kajian Pendidikan
dan Inovasi, 1(2), 287–309.
Hasibuan, Mujiono. (1986). Proses Belajar Mengajar II, Malang:IKIP
Kemba, A. (2019). Peningkatan prestasi belajar membaca dan menulis melalui penggunaan
alat peraga. Ekspektasi: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 4(1),44– 49.
Lestari, A. R. (2021). Meningkatkan keterampilan membaca dongeng dengan menggunakan
strategi pembelajaran aktif teks acak. Jurnal Kajian Pendidikan dan Inovasi, 4(1), 97–
101.
Lestari, N.D.D., Ibrahim, M., Amin, S.M., & Kasiyun, S. (2021). Analisis faktor- faktor yang
menghambat belajar membaca permulaan pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu,
5(4), 2611–2616.
Rahma, M., & Dafit, F. (2021). Analisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah
dasar. Qalamuna: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 13(2), 397–410.
Rahman, R. H. (2021). Penerapan media audio visual dalam meningkatkan akhlak anak
sekolah dasar di masa pandemi. Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 21(01), 46–
54.
Rostina. (2015) Media dan Alat Peraga Dalam Pembelajaran Matematika Bandung :
Alfabeta.
Sjikabuden, (1984).Pengantar Media Pendidikan, Malang: FIP IIKIP
Safitri. (2022). Pengaruh media kincir pintar terhadap kemampuan keasaraan awal anak di TK
Tunas Remaja Surabaya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 04 (01) 110
Sudaryana, B., & Agustiady, R. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif.
Yogyakarta: Penerbit Deepublish.
Sudaryono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Mix Method.
Depok: Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supriyatin, S. (2020). Peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN
Paseban 03 melalui buku cara cepat belajar membaca. Bina Manfaat Ilmu: Jurnal
Pendidikan, 3(4), 15–26.
Susanto, A. (2020). Perkembangan Siswa Usia Dini: Pengantar Dalam Berbagai
Aspeknya. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup
Suharyati. (2019). Meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal melalui alat peraga
edukatif (APE) kincir pintar bagi anak tunarungu”. Jurnal Penelitian Pendidikan
Khusus, Vol. 7 No 1, 25–28.
Suleman, Dajani, Yatun R. Hanafi & Abdul Rahmat. (2017). Meningkatkan kemampuan siswa
membaca permulaan melalui metode scramble. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan
Nonformal 7(2):7-13. doi: 10.37905/aksara.7.2.713- 726.2021'
Sonia. (2022). Efektivitas penggunaan media pembelajaran kincir pintar terhadap kemampuan
membaca siswa kelas II di MIN 03 Rejang Lebong. Skripsi Institut Agama Islam
Curup.
Yasa, G. S., Arsa, P. S., & Adiarta, A. (2020). Penerapan model group investigation untuk
meningkatkan hasil belajar keterampilan kelistrikan. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro
Undiksha, 8 (1), 31–39.
Yawu, S., Efendi, E., & Barasandji, S. (2017). Peningkatan kemampuan siswa membaca
permulaan melalui metode permainan bahasa. Mire. Jurnal Kreatif Tadulako Online.
5(2), 52-63
Yuliana, R. (2017). Pembelajaran membaca permulaan dalam tinjauan teori artikulasi
penyerta. Jurnal Education and Development. 9(1), 30-48.
Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan, metode penelitian kualitatif, metode
penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (Mixed Method). Jurnal
Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910.

Published

2024-07-22

Issue

Section

Articles