IMPLEMENTASI TEACHING AT THE RIGHT LEVEL DALAM MENINGKATKAN KERJASAMA KELOMPOK MELALUI PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS IX SMPN 5 MAKASSAR
Keywords:
Kerjasama Kelompok, Pembelajaran IPS, Teaching at the Right Level.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendekatan Teaching at the Right Level dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial guna meningkatkan kerjasama kelompok siswa kelas IX SMPN 5 Makassar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya partisipasi siswa dalam kerja kelompok, di mana siswa cenderung tidak berbagi tugas secara adil dan beberapa siswa kurang aktif dalam diskusi kelompok. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas IX yang dibagi ke dalam kelompok berdasarkan tingkat kemampuan (mahir dan berkembang). Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang menilai aspek interaksi dengan teman, tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, dan saling membantu dalam kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TaRL efektif dalam meningkatkan kerjasama kelompok siswa. Pada siklus I, rata-rata partisipasi siswa meningkat dari kategori "Kurang" dengan persentase 30,67% menjadi "Baik" dengan persentase 62%. Pada siklus II, terjadi peningkatan lebih lanjut menjadi 68% dalam kategori "Baik". Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi TaRL dapat meningkatkan kerjasama kelompok siswa dalam pembelajaran IPS. Disarankan agar guru menerapkan pendekatan TaRL secara berkelanjutan dan menyesuaikan strategi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa untuk mencapai hasil belajar yang optimal.
References
Banerjee, A., Cole, S., Duflo, E., & Linden, L. (2007). Remedying Education: Evidence from Two Randomized Experiments in India. The Quarterly Journal of Economics, 122(3), 1235-1264.
Budiasih, R., Astuti, Y. T., & Sumarni, W. (2024). Implementasi Liveworksheet Berbasis TaRL untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa Kelas VII C SMPN 36 Semarang pada Materi Ekologi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains (SNPS) 2024, 1335–1345.
Gillies, R. M. (2016). Cooperative learning: Review of research and practice. Australian Journal of Teacher Education, 41(3), 39-54.
Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-Based Learning: What and How Do Students Learn? Educational Psychology Review , 16(3), 235-266.
Indriani, M., Utami, S., & Alrianingrum, S. (2024). Upaya Penerapan Teaching at the Right Level (TaRL) dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 2447–2465.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2009). An Educational Psychology Success Story: Social Interdependence Theory and Cooperative Learning. Educational Researcher, 38(5), 365-379.
Mauizdati, N. (2020). Kebijakan merdeka belajar dalam perspektif sekolahnya manusia dari Munif Chatib. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 3(2), 315– 321. https://doi.org/10.31004/jrpp.v3 i2.1324.
Purwananti, Y. S. (2016). Peningkatan kualitas pendidikan sebagai pencetak sumber daya manusia handal. Proceedings International Seminar FoE (Faculty of Education), 220–229. STKIP PGRI Tulungagung.
Slavin, R. E. (2014). Cooperative Learning and Academic Achievement: Why Does Groupwork Work? Anales de Psicología , 30(3), 785-791.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.