PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPS MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING

Authors

  • Muhamad Andreansyah Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Minat Belajar, Model Problem Based Learning, Pembelajaran

Abstract

PTK atau Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan selama tiga bulan dimulai pada bulan dari juli tahun 2024 sampai dengan bulan September 2024. Penelitian ini di lakukan dua siklus dengan masing-masing siklus 4 tahapan, yaitu: tahap perencanaan, tahap eksekusi, tahap observasi; dan tahap refleksi. Latar belakang persiapan penelitian ini laporan tersebut dikaitkan dengan masalah implementasi. Pembelajaran berdiferensiasi menggunakan pendekatan berbasis masalah Model Pembelajaran (PBL) dalam Penerapan Kurikulum merdeka dikelas IX.E yang baru dilaksanakan secara penuh di SMP Negeri 15 Makassar sejak awal tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini bertujuan agar dapat meningkatkan dan mengembangkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas IX.E menggunakan  diferensiasi dalam proses pembelajaran dengan model yang di pilih yaitu Problem Based Learning (PBL). Berdasarkan hasil dari penelitian di peroleh rata-rata minat belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 0,8 poin, rata-rata nilai asesmen formatif individu meningkat sebesar 21 poin dan nilai rata-rata kerja kelompok mengalami peningkatan sebesar 14 poin. Kesimpulan dari penelitian menunjukan keberhasilan dalam upaya mengangkat minat belajar siswa melalui model Problem Basic Learning (PBL) dengan pembelajaran terdiferensiasi pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IX.E SMP Negeri 15 Makassar.

References

Anggraeni, I., Hendriana, H., & Zanthy, L. S. (2018). Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Kelas VIII pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Melalui Pendekatan Open Ended. JPMI: Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 1(5), 903-914. https://doi.org/10.22460/jpmi.v1i5.p903-914
Arifin, Z. (2012). Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Elliott, J. (1991). Action Research for Educational Change. Buckingham: Open University Press.
Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. (2021). Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid. Jakarta: Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Kemmis, S., & Taggart, M. C. (1992). The Action Research Planner. Victoria: Deakrin University.
Mills, G. E. (2000). Action Research: A Guide for Teacher Researcher. London: Printice- Hall International (UK) Limited.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. 2008. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Prendergast, J. (2022). Bloodrust and Other Stories. Australia: Asosiasi Australasia Writing Programs.
Rofi’uddin, A., & Zuhdi, D. (1998). Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas Tinggi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Suranto, A. W. (2011). Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Published

2024-09-26

Issue

Section

Articles