Implementasi Pendekatan CRT Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas 1 UPT SPF SD Negeri Tidung
DOI:
https://doi.org/10.35458/gela.v1i4.2693Keywords:
Culturally Responsive Teaching (CRT), keaktifan belajar, matematika, siswa kelas 1Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap keaktifan belajar siswa dalam mata pelajaran Matematika di kelas 1 UPT SPF SD Negeri Tidung. Pendekatan Culturally Responsive Teaching CRT menekankan pentingnya penggunaan konteks budaya siswa dalam proses pembelajaran agar siswa lebih terlibat dan termotivasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas 1 SD Negeri Tidung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket yang berfokus pada keaktifan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT), keaktifan siswa dalam belajar Matematika meningkat secara signifikan. Pada akhir siklus kedua, partisipasi siswa dalam diskusi kelas, frekuensi bertanya, dan kerjasama antar siswa mengalami peningkatan dari 35% pada tahap awal menjadi 80%. Kesimpulannya, pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran Matematika, dengan menciptakan pembelajaran yang lebih relevan dengan pengalaman budaya siswa.
