Analisis Motivasi Mahasiswa Mengikuti Event Lari dan Fun Run
Keywords:
motivasi, mahasiswa, event lari, fun run, partisipasi olahragaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam mengikuti event lari dan fun run. Motivasi merupakan faktor kunci yang mendorong partisipasi individu dalam aktivitas olahraga, termasuk event lari yang belakangan ini semakin diminati oleh kalangan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 120 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi mahasiswa FIKK UNM yang pernah mengikuti event lari dan fun run. Instrumen penelitian berupa angket/kuesioner yang dikembangkan berdasarkan teori motivasi partisipasi olahraga dengan mengacu pada skala MPAM-R (Motives for Physical Activity Measure-Revised). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan menghitung persentase dan rata-rata skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik mahasiswa, khususnya dimensi kesehatan dan kebugaran, merupakan faktor dominan yang mendorong partisipasi dalam event lari dan fun run, dengan rata-rata skor 4,21 dari skala 5. Selain itu, faktor sosial dan penampilan turut menjadi pertimbangan signifikan. Motivasi ekstrinsik seperti hadiah dan sertifikat juga berperan, meskipun dengan bobot yang lebih rendah dibandingkan motivasi intrinsik. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi penyelenggara event olahraga kampus dalam merancang program yang lebih relevan dan menarik bagi mahasiswa.
References
Amalia, R., & Hartono, S. (2021). Adaptasi dan validasi instrumen MPAM-R dalam konteks olahraga lari pada mahasiswa Indonesia. Jurnal Psikologi Olahraga, 9(2), 45–58.
Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2020). Self-determination theory in sport and physical activity. International Journal of Sport Psychology, 51(3), 201–220.
Firmansyah, A., Kurniawan, D., & Pratiwi, L. (2023). Pengaruh faktor sosial terhadap partisipasi mahasiswa dalam event olahraga kampus. Jurnal Keolahragaan Indonesia, 11(1), 12–26.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariete dengan program IBM SPSS 26 (Edisi ke-9). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hidayat, R., & Wijaya, T. (2021). Motivasi kesehatan sebagai prediktor partisipasi olahraga lari pada dewasa muda. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 20(1), 33–44.
Lesmana, H., & Kusuma, I. J. (2021). Fenomena olahraga lari di perkotaan: Kajian sosiologis dan motivasional. Jurnal TEGAR, 5(2), 88–101.
Pratama, B., & Haryadi, T. (2023). Pola aktivitas fisik mahasiswa di perguruan tinggi keolahragaan: Studi kasus Sulawesi Selatan. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 19(1), 55–68.
Putra, D. A., & Santoso, W. (2022). Peran komunitas lari dalam meningkatkan partisipasi olahraga generasi muda. Jurnal Sport and Fitness, 10(2), 71–84.
Rachman, H. A., Guntur, & Fatahillah, A. (2022). Penyelenggaraan event olahraga berbasis kampus: Evaluasi dan pengembangan di universitas negeri. Jurnal Olahraga Pendidikan, 9(1), 29–42.
Rahayu, S., & Saputro, N. (2022). Dimensi penampilan dalam motivasi olahraga lari: Studi pada mahasiswa perempuan. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Olahraga, 6(2), 105–118.
Riduwan, & Akdon. (2020). Rumus dan data dalam analisis statistika (Cetakan ke-7). Bandung: Alfabeta.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101–120.
Sari, F. N., & Nugroho, P. (2021). Body image dan motivasi berolahraga pada mahasiswa: Tinjauan berbasis gender. Jurnal Psikologi Kesehatan, 8(1), 17–30.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Bandung: Alfabeta.
Wahyuni, E., & Kusumawati, M. (2022). Perbedaan motivasi berolahraga antara mahasiswa program studi olahraga dan non-olahraga. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 7(2), 91–104.



