Analisis Literasi Fisik Mahasiswa sebagai Indikator Gaya Hidup Sehat
Keywords:
literasi fisik, gaya hidup sehat, mahasiswa, aktivitas fisik, kesehatanAbstract
Literasi fisik merupakan kemampuan, kepercayaan diri, dan motivasi individu untuk aktif secara fisik sepanjang hayat yang memiliki relevansi kuat dengan pembentukan gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi fisik mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM) sebagai indikator gaya hidup sehat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 218 mahasiswa aktif yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Canadian Assessment of Physical Literacy Development (CAPL-2) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia, mencakup empat domain utama: kompetensi gerak, motivasi dan kepercayaan diri, pengetahuan dan pemahaman, serta perilaku aktif sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 41,3% mahasiswa berada pada kategori literasi fisik tinggi, 38,5% pada kategori sedang, dan 20,2% pada kategori rendah. Terdapat korelasi positif yang signifikan antara tingkat literasi fisik dengan indikator gaya hidup sehat, meliputi frekuensi aktivitas fisik, pola makan, kualitas tidur, dan manajemen stres (r = 0,67; p < 0,01). Domain motivasi dan kepercayaan diri berkontribusi paling besar terhadap pembentukan gaya hidup sehat mahasiswa. Temuan ini mengimplikasikan perlunya penguatan program literasi fisik berbasis kampus yang terintegrasi dengan kurikulum pendidikan jasmani dan kesehatan.
References
Cairney, J., Dudley, D., Kwan, M., Bulten, R., & Kriellaars, D. (2019). Physical Literacy, Physical Activity and Health: Toward an Evidence-Informed Conceptual Model. Sports Medicine, 49(3), 371–383. https://doi.org/10.1007/s40279-019-01063-3
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Hasanuddin, M., & Kadir, A. (2021). Pola Aktivitas Fisik Mahasiswa Perguruan Tinggi di Sulawesi Selatan: Sebuah Kajian Epidemiologis. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 112–121.
Irfan, M., & Supriatna, N. (2022). Peran Lingkungan Sosial dalam Pembentukan Literasi Fisik Mahasiswa: Studi Kasus di Perguruan Tinggi Olahraga. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 7(1), 45–58. https://doi.org/10.17509/jpjo.v7i1.45123
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Kemenkes RI.
Longmuir, P. E., Boyer, C., Lloyd, M., Yang, Y., Boiarskaia, E., Zhu, W., & Tremblay, M. S. (2020). The Canadian Assessment of Physical Literacy: Methods for Children in Grades 4 to 6 (8 to 12 Years). BMC Public Health, 15(1), 767. https://doi.org/10.1186/s12889-015-1893-2
Nurhidayah, S., & Prasetyo, Y. (2021). Pengembangan Model Pendidikan Literasi Fisik Berbasis Sekolah di Indonesia: Tinjauan Sistematis. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 20(1), 78–94.
Ramli, R., & Arifin, Z. (2022). Kesenjangan antara Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan pada Mahasiswa Ilmu Keolahragaan: Studi Fenomenologis. Jurnal Keolahragaan, 10(2), 134–148. https://doi.org/10.21831/jk.v10i2.44812
Roetert, E. P., & Jefferies, S. C. (2020). Embracing Physical Literacy. Journal of Physical Education, Recreation & Dance, 85(8), 38–40. https://doi.org/10.1080/07303084.2014.948353
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.
Susanto, E., & Nurhayati, F. (2021). Validasi Instrumen Pengukuran Gaya Hidup Sehat untuk Mahasiswa Indonesia. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 9(3), 201–215. https://doi.org/10.23887/jiku.v9i3.38921
Whitehead, M. (2010). Physical Literacy: Throughout the Lifecourse. Routledge.



