Strategi Kampus Sehat dalam Meningkatkan Aktivitas Fisik Mahasiswa
Keywords:
Kampus Sehat, Aktivitas Fisik, mahasiswa, Intervensi Kesehatan, Universitas Negeri MakassarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kampus sehat yang diterapkan di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Makassar dalam meningkatkan aktivitas fisik mahasiswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) dengan menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara mendalam. Subjek penelitian terdiri dari 120 mahasiswa aktif FIKK yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) versi pendek, pedometer digital, serta panduan wawancara semiterstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah implementasi program kampus sehat selama satu semester, terdapat peningkatan signifikan tingkat aktivitas fisik mahasiswa sebesar 34,7% dibandingkan periode sebelumnya. Sebanyak 78,3% mahasiswa berhasil memenuhi rekomendasi WHO terkait aktivitas fisik mingguan, meningkat dari 52,5% sebelum program berjalan. Strategi utama yang paling efektif meliputi pengembangan infrastruktur olahraga yang ramah mahasiswa, pemberlakuan kebijakan active commuting dalam lingkungan kampus, penyelenggaraan program exercise break di sela perkuliahan, serta pemanfaatan aplikasi teknologi pemantauan aktivitas fisik berbasis smartphone. Faktor pendukung keberhasilan program antara lain dukungan institusional yang kuat, keterlibatan aktif civitas akademika, serta desain lingkungan fisik kampus yang kondusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kampus sehat yang komprehensif dan berbasis bukti mampu meningkatkan aktivitas fisik mahasiswa secara bermakna.
References
Azwar, S. (2020). Penyusunan skala psikologi (3rd ed.). Pustaka Pelajar.
Bungin, B. (2022). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya (3rd ed.). Kencana Prenada Media Group.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan metode campuran (5th ed.). Pustaka Pelajar.
Febriani, R., & Santosa, A. (2022). Hambatan psikososial aktivitas fisik pada mahasiswi perguruan tinggi di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 17(2), 89–97. https://doi.org/10.21109/kesmas.v17i2.5892
Hasanuddin, M., Syamsuddin, A., & Pratiwi, N. (2022). Pola aktivitas fisik mahasiswa di kota metropolitan Indonesia: Studi multisenter. Jurnal MEDTEK, 14(1), 45–53.
Irfan, M., & Sulfiana, E. (2021). Kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku aktivitas fisik pada mahasiswa ilmu keolahragaan. Jurnal Keolahragaan, 9(1), 112–121. https://doi.org/10.21831/jk.v9i1.39012
Kemenkes RI. (2021). Pedoman kampus sehat: Panduan implementasi gerakan masyarakat hidup sehat di lingkungan perguruan tinggi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenpora RI. (2022). Strategi nasional peningkatan aktivitas fisik pemuda Indonesia 2022-2025. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Lestari, D. P., & Arifin, Z. (2023). Efektivitas aplikasi smartphone dalam pemantauan aktivitas fisik mahasiswa: Studi korelasional. Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, 13(1), 1–9. https://doi.org/10.15294/miki.v13i1.37421
Masitoh, S., & Laksana, F. (2021). Perubahan tingkat aktivitas fisik mahasiswa baru selama tahun pertama perkuliahan. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(2), 56–64. https://doi.org/10.21831/jpji.v17i2.43212
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
Mulyani, S., & Sari, R. P. (2023). Analisis statistik aktivitas fisik mahasiswa sebelum dan sesudah intervensi kampus sehat. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 22(1), 78–87.
Nurdin, F., & Wahid, A. (2022). Domain aktivitas fisik mahasiswa Indonesia: Analisis menggunakan IPAQ. Jurnal Penelitian Pendidikan Jasmani, 6(2), 201–212.
Prasetyo, Y., & Indriyati, W. (2022). Metodologi penelitian kesehatan olahraga: Pendekatan kuantitatif dan kualitatif. UNY Press.
Prasetyo, Y., & Wibawa, A. (2022). Efektivitas program kampus sehat di universitas-universitas Asia: Tinjauan sistematis. Jurnal Keolahragaan, 10(2), 123–135. https://doi.org/10.21831/jk.v10i2.47821
Puspitasari, N., & Hermawan, D. (2022). Evaluasi pemanfaatan fasilitas olahraga outdoor dalam program kampus sehat. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 11(1), 34–42.
Rachmawati, I., & Primana, L. (2021). Implementasi konsep health promoting university di Indonesia: Peluang dan tantangan. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 17(1), 12–23.
Rahardjo, W., Rosiana, D., & Andriani, I. (2021). Kesenjangan antara penelitian dan praktik program kesehatan mahasiswa di perguruan tinggi Indonesia. Jurnal Psikologi, 48(2), 145–159. https://doi.org/10.22146/jpsi.58932
Santoso, B., & Dewi, K. (2021). Pengaruh exercise break terhadap motivasi aktivitas fisik mandiri mahasiswa. JOSSAE: Journal of Sport Science and Education, 6(2), 112–121. https://doi.org/10.26740/jossae.v6n2.p112-121
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.
Suripto, & Wahyuni, T. (2022). Perilaku aktivitas fisik mahasiswa ilmu olahraga: Antara pengetahuan dan kenyataan. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 7(1), 88–96. https://doi.org/10.17509/jpjo.v7i1.45612
Warburton, D. E. R., & Bredin, S. S. D. (2020). Health benefits of physical activity: A strengths-based approach. Journal of Clinical Medicine, 8(12), 2044. https://doi.org/10.3390/jcm8122044
Widyastuti, R., & Maulana, H. (2022). Perspektif gender dalam program promosi aktivitas fisik di lingkungan kampus. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(1), 45–53.
Yuniarto, E., & Rahayu, T. (2023). Peran keteladanan dosen dalam membentuk budaya aktif fisik mahasiswa: Studi fenomenologi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 30(1), 34–47. https://doi.org/10.17977/um048v30i12023p034
Yusuf, A. M., & Pratama, G. (2023). Adaptasi program kampus sehat berbasis budaya lokal di Indonesia: Studi multi-kasus. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 12(2), 89–102.



