Hubungan Kepercayaan Diri dengan Prestasi Atlet dalam Kompetisi Olahraga
Keywords:
kepercayaan diri, prestasi atlet, kompetisi olahraga, psikologi olahraga, performa atletAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepercayaan diri dengan prestasi atlet dalam kompetisi olahraga di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar. Kepercayaan diri merupakan salah satu faktor psikologis yang diyakini memiliki pengaruh signifikan terhadap performa atlet selama pertandingan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 85 atlet aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari berbagai cabang olahraga. Data kepercayaan diri dikumpulkan melalui instrumen Sport Confidence Inventory (SCI) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia, sedangkan data prestasi atlet diperoleh dari catatan resmi kompetisi selama dua tahun terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linier sederhana dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepercayaan diri dengan prestasi atlet (r = 0,672; p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,451 mengindikasikan bahwa kepercayaan diri berkontribusi sebesar 45,1% terhadap variasi prestasi atlet. Temuan ini menegaskan pentingnya pembinaan aspek psikologis, khususnya kepercayaan diri, sebagai komponen integral dalam program pelatihan olahraga guna meningkatkan prestasi atlet secara komprehensif
References
Azwar, S. (2020). Penyusunan Skala Psikologi (Edisi 3). Pustaka Pelajar.
Basri, H., & Hamid, A. (2022). Korelasi antara aktivitas olahraga dan kemampuan sosial remaja perkotaan. Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia, 9(2), 87–101.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2021). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Hamid, A., & Suherman, A. (2021). Analisis tematik dalam penelitian kualitatif olahraga: Panduan teoritis dan praktis. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 20(1), 1–14.
Hasbullah, M., & Rahman, A. (2020). Olahraga dan pembentukan karakter sosial: Tinjauan multidimensi dalam konteks pendidikan. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5(1), 34–48.
Hidayat, R., & Wahyuni, T. (2022). Peran olahraga dalam pembentukan kemampuan empati dan komunikasi interpersonal remaja. Jurnal Psikologi Olahraga, 11(1), 23–38.
Kurniawan, D., & Hadi, S. (2022). Pengaruh aktivitas olahraga beregu terhadap kompetensi sosial mahasiswa: Studi pada perguruan tinggi olahraga di Indonesia. Jurnal Keolahragaan, 10(2), 145–160.
Nugroho, B., & Prasetyo, W. (2021). Jaringan sosial mahasiswa olahraga dan hubungannya dengan kemampuan komunikasi interpersonal. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(1), 45–59.
Pratama, D., & Sari, N. (2021). Dampak era digital terhadap pola interaksi sosial remaja dan peran olahraga sebagai penyeimbang. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 211–225.
Rahmat, A., & Sugiarto, B. (2023). Profil kegiatan olahraga dan interaksi sosial mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan di Indonesia Timur. Jurnal Olahraga Makassar, 3(1), 12–27.
Ramadhan, F., & Kusuma, H. (2022). Kompetisi olahraga sebagai media pengembangan kecerdasan emosional dan sosial remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 8(2), 178–193.
Santrock, J. W. (2021). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Sudirman, A., & Arifin, Z. (2023). Dinamika sosial mahasiswa olahraga di Universitas Negeri Makassar: Antara tradisi dan modernitas. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(1), 67–82.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods) (Edisi Revisi). Alfabeta.



