Hubungan Kekuatan Otot Tungkai dengan Akurasi Tendangan pada Pemain Sepak Bola
Keywords:
Kekuatan Otot Tungkai, Akurasi Tendangan, Sepak BolaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan akurasi tendangan pada pemain sepak bola di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sepak Bola Universitas Negeri Makassar yang berjumlah 45 orang, dengan sampel sebanyak 30 orang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi leg dynamometer untuk mengukur kekuatan otot tungkai dan tes tendangan ke sasaran (shooting accuracy test) untuk mengukur akurasi tendangan. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kekuatan otot tungkai sampel adalah 142,60 kg dengan standar deviasi 18,43 kg, sementara rata-rata akurasi tendangan adalah 14,23 poin dengan standar deviasi 3,17 poin. Hasil uji korelasi diperoleh nilai r hitung sebesar 0,742 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan akurasi tendangan. Dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,551, artinya kekuatan otot tungkai memberikan kontribusi sebesar 55,1% terhadap akurasi tendangan. Disimpulkan bahwa semakin besar kekuatan otot tungkai seorang pemain sepak bola, maka semakin baik pula akurasi tendangannya
References
Arifin, Z. (2020). Evaluasi pembelajaran: Prinsip, teknik, dan prosedur. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization: Theory and methodology of training (6th ed.). Champaign: Human Kinetics.
Bucher, C. A., & Krotee, M. L. (2020). Management of physical education and sport (13th ed.). New York: McGraw-Hill.
Giriwijoyo, H. Y. S., & Sidik, D. Z. (2021). Ilmu faal olahraga (fisiologi olahraga): Fungsi tubuh manusia pada olahraga untuk kesehatan dan prestasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Harsono. (2018). Latihan kondisi fisik untuk atlet sehat aktif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ismaryati. (2020). Tes dan pengukuran olahraga. Surakarta: LPP UNS dan UNS Press.
Luxbacher, J. A. (2011). Sepak bola: Langkah-langkah menuju sukses. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Muslimin, & Hakim, A. (2022). Hubungan kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan penalti pada mahasiswa sepak bola Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Kesehatan Olahraga, 10(2), 45–53.
Nurhasan. (2021). Tes dan pengukuran dalam pendidikan jasmani: Prinsip-prinsip dan penerapannya. Jakarta: Direktorat Jenderal Olahraga.
Pate, R. R., Rotella, R., & McClenaghan, B. A. (2020). Dasar-dasar ilmiah kepelatihan. Semarang: IKIP Semarang Press.
Pratama, R. A., & Setiawan, E. (2020). Korelasi kekuatan otot tungkai dengan akurasi shooting pada pemain akademi sepak bola di Jawa Barat. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 12(1), 33–41.
Rahmat, R., & Hendriawan, A. (2021). Pengaruh latihan kekuatan otot tungkai terhadap akurasi tendangan dalam sepak bola. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 20(1), 14–23.
Sajoto, M. (2018). Peningkatan dan pembinaan kekuatan kondisi fisik dalam olahraga. Semarang: Dahara Prize.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Bandung: Alfabeta.
Syam, B., & Wahyuddin. (2020). Pengembangan permainan sepak bola berbasis kearifan lokal di Sulawesi Selatan. Jurnal Olahraga Nasional, 8(2), 77–89.
Widiastuti. (2021). Tes dan pengukuran olahraga. Jakarta: PT Bumi Timur Jaya.



