Pemanfaatan Permainan Tradisional dalam Pendidikan Jasmani untuk Meningkatkan Aktivitas Fisik dan Karakter Peserta Didik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan permainan tradisional dalam pembelajaran pendidikan jasmani sebagai upaya meningkatkan aktivitas fisik dan pembentukan karakter peserta didik di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif-kualitatif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV-VI di tiga sekolah dasar yang dipilih secara purposive di Kabupaten Sinjai, dengan total 87 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi selama dua siklus tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan tradisional seperti Mappadendang, Ma'raga, dan Engklek secara signifikan meningkatkan tingkat aktivitas fisik peserta didik dari 52,3% pada kondisi awal menjadi 84,6% pada akhir siklus II. Selain itu, nilai karakter peserta didik meliputi kerja sama, kejujuran, disiplin, dan sportivitas mengalami peningkatan rata-rata 31,2%. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan tradisional merupakan media pembelajaran yang efektif dan kontekstual dalam pendidikan jasmani, sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya lokal Sulawesi Selatan.
References
Cahyono, B., Hidayat, T., & Suherman, A. (2022). Efektivitas permainan tradisional dalam meningkatkan aktivitas fisik peserta didik sekolah dasar. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 80-95. https://doi.org/10.21831/jk.v10i1.43521
Firmansyah, H., & Mukhlis, A. (2021). Strategi pembelajaran PJOK berbasis permainan tradisional untuk generasi digital. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(2), 48-62. https://doi.org/10.21831/jpji.v17i2.39874
Hidayat, R., Kurniawan, F., & Syafruddin. (2022). Dampak penggunaan gadget terhadap aktivitas fisik dan perkembangan sosial anak usia sekolah dasar. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 21(1), 40-52. https://doi.org/10.24114/jik.v21i1.34211
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Muhajir. (2019). Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemendikbud.
Nurhasanah, S., Suryadi, D., & Puspita, R. (2023). Fungsi sosio-pedagogis permainan tradisional dalam pembentukan karakter anak usia sekolah. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 42(1), 58-72. https://doi.org/10.21831/cp.v42i1.52341
Rahmawati, D. (2023). Analisis nilai karakter peserta didik dalam pembelajaran PJOK di sekolah dasar Kabupaten Sinjai. Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia, 3(1), 14-26. https://doi.org/10.58723/jopi.v3i1.0021
Rohaendi, S., & Larawati, R. D. (2020). Peran permainan tradisional dalam pengembangan karakter anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 5-18. https://doi.org/10.21009/JPD.v11i1.13456
Setiawan, E., Mulyana, B., & Asmawi, M. (2023). Pengembangan modul PJOK berbasis kearifan lokal untuk sekolah dasar di Sulawesi Selatan. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 8(2), 85-98. https://doi.org/10.17509/jpjo.v8i2.56712
Sukoco, P., & Priana, A. (2021). Motivasi bermain dan aktivitas fisik dalam konteks permainan tradisional. SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 7(3), 94-110. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v7i3.16345
Sukirno, S., Hariadi, I., & Wahyuni, N. S. (2021). Penerapan permainan tradisional untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran PJOK. Jurnal MensSana, 6(2), 25-40. https://doi.org/10.24036/jm.v6i2.24312
World Health Organization. (2020). WHO Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour. Geneva: World Health Organization.
Wulandari, A., & Suherman, W. S. (2020). Pengaruh permainan tradisional terhadap perkembangan motorik anak usia sekolah dasar. Jurnal Keolahragaan, 8(2), 50-63. https://doi.org/10.21831/jk.v8i2.32167



