PROFIL KETERAMPILAN ABAD 21 SISWA SMP NEGERI 1 BONANG PADA PEMBELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN GASIK 2.0
DOI:
https://doi.org/10.35458/ipa.v1i3.679Keywords:
problem basedl learning, motivasi belajar, prestasi belajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan Gasik 2.0
pada pembelajaran dan mengetahui gambaran keterampilan abad 21 siswa.
Keterampilan Abad 21 yang difokuskan yaitu keterampilan 4Cs yang dirujuk
dari Partnership 21 meliputi (1) Critical Thinking and Problem Solving; (2)
Creativity and Innovation; (3) Communication; (4) Collaboration. Metode
pengumpulan data yang digunakan yaitu metode eksperimen. Subjek
penelitian yaitu 150 siswa SMP Negeri 1 Bonang. Permainan Gasik
diterapkan pada 75 siswa sebagai kelas eksperimen, sedangkan 75 siswa
yang lain diberikan pembelajaran dengan diskusi sebagai kelas kontrol.
Pengumpulan data menggunakan soal tes dan lembar observasi keterampilan.
Data hasil tes dianalisis menggunakan uji t-tes, sedangkan hasil observasi
dianalisis menggunakan deskriptif statististik. Hasil uji t-test menunjukkan
nilai signifikansi 0.00 sehingga terdapat perbedaan antara nilai postes kelas
eksperimen dengan kelas kontrol. Rata-rata nilai postes pada kelas kontrol
yaitu 45, sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 59. Rata-rata
keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah; kreativitas dan inovasi;
dan komunikasi siswa pada pembelajaran menggunakan permainan Gasik 2.0
masih tergolong pada kategori mendekati standar, sedangkan keterampilan
kolaborasi sudah memenuhi standar. Penerapan Gasik 2.0 pada pembelajaran
memberikan pengaruh terhadap keterampilan abad 21 siswa, namun masih
belum efektif karena fokus dan tenaga siswa terkuras untuk mengenali
permainan.
References
berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi: prigram peningkatan kompetensi
pembelajaran berbasis zonasi.
Binkley, M., Erstad, O., Herman, J., Raizen, S., Ripley, M., Miller-Ricci, M. dan Rumble, M.
2012. Defining twenty-first century skills.In Assessment and teaching of 21st century
skills (pp. 17-66).Springer Netherlands.
Haya, F.D., Waskito, S. dan Fauzi, A. 2014. Pengembangan Media Pembelajaran Gasik (Game
Fisika Asik) untuk Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama.Jurnal Pendidikan
Fisika, 2(1).
Qian, M. dan Clark, K.R. 2016. Game-based Learning and 21st century skills: A review of
recent research. Computers in Human Behavior, 63, pp.50-58.
Raharjo, S. 2015. Cara Uji Independent Sample T-Test dan Interpretasi dengan SPSS.
Rahayu, M.S. 2013. Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif dan Kemandirian Belajar
Siswa Melalui Media Pembelajaran Permainan Kartu Fisika untuk Kelaas VIII SMPN 1
Juwiring Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi.Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Sebelas Maret.
Robiah, S. 2018. Keterampilan Abad 21 dalam Kurikulum Pendidikan Nasional. PROSIDING
SNTP, 1.
Sourmelis, T., Ioannou, A. dan Zaphiris, P. 2017. Massively Multiplayer Online Role PlayingGames (MMORPGs) and the 21st century skills: A comprehensive research review from
2010 to 2016. Computers in Human Behavior, 67, pp.41-48.
Stamatis, D.H., 2011. 10 Essentials for High Performance Quality in the 21st Century. CRC
Press.
Thomas, M.K., Ge, X. dan Greene, B.A. 2011. Fostering 21st century skill development by
engaging students in authentic game design projects in a high school computer
programming class.Journal of Educational Computing Research, 44(4), pp.391-408.
Trilling, B., & Fadel, C. 2009. 21st century skills: Learning for life in our times. John Wiley &
Sons.
Wijayanti, R. S. 2018. Implementasi Class Got Talent Berbantuan Minibook dalam
Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Ketrampilan Proses Abad 21 Siswa. Jurnal
Pembelajaran Sains, 2(2), 34-43.
Zubaidah, S. 2016. December. Keterampilan abad ke-21: Keterampilan yang diajarkan melalui
pembelajaran. In Seminar Nasional Pendidikan dengan tema “Isu-isu Strategis
Pembelajaran MIPA Abad (Vol. 21, No. 10).
