PENERAPAN PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN TERUTAMA PADA PERMAINAN BOLA BESAR UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK (Studi Pada Peserta Didik Kelas IV UPT S
Keywords:
Aktivitas,, Hasil Belajar,, Group Investigation (GI)BY-4.0Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olaharag dan Kesehatan melalui pendekatan Kooperatif tipe Group Investigation (GI) di kelas IV UPT SD Negeri Sudirman I. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik kelas IV UPT SD Negeri Sudirman I dengan jumlah peserta didik 29 orang. Pengumpulan data aktivitas peserta didik dikumpulkan melelui metode observasi sedangkan hasil belajar peserta didik dikumpulkan melalui metode tes. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh, aktivitas belajar peserta didik mengalami peningkatan. Aktivitas peserta didik dalam mengajukan pertanyaan pada siklus I tidak mengalami perubahan yang signifikan karena persentase dari pertemuan pertama dan kedua sama yaitu 12,12%. Akan tetapi pada siklus II mengalami peningkatan dari 18,9% menjadi 27,27%. Untuk aktivitas menyampaikan jawaban, keduanya mengalami peningkatan. Pada siklus I persentase peningkatan aktivitas peserta didik dari 9,09% menjadi 15,15% sedangkan pada siklus II persentase yang didapatkan adalah 15,15% menjadi 21,21%. Aktivitas siswa dalam mengerjakan tugas pada siklus I dari persentase 30,3% menjadi 36,7%. Pada siklus II mengalami peningkatan dari 45% meningkat menjadi 60,6%. Untuk hasil pembelajaran peserta didik, hasil dari rata-rata yaitu 76 meningkat menjadi 87. Nilai peserta didik pada setiap siklus mengalami peningkatan, walaupun nilai skor tertinggi mendapatkan hasil yang sama. Nilai terendah mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu dari 56 ke 77. Rata-rata kelas dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan dari 76 menjadi 87. Begitu juga dengan persentase ketuntasan dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan yaitu dari 54,5% meningkat menjadi 81,9%.
References
Istarani. Model Pembelajaran Inovatif. Media persada. 2019.
Pritiwanti, Desi., Bai Badariah., Sholeh Hidayat., Ratna Sari Dewi. 2022. Pengertian Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling. Vol 4(6): 7911.
Pramuningtyas, Arum., Soetarno Joyoatmojo., Kristiani. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Group Invetigation dengan Mind Maping untuk meningkatkan Prestasi Belajar Ekonomi Siswa SMA Negeri 5 Surakarta. Jurnal Pendidikan.
Susanti, Dewi Afriany. (2017). Meningkatkan Hasil Belajar dengan Menggunakan Model Pembelajaran Make A Match pada Mata Pelajaran PKN di Kelas IV SD Negeri 040456 Berastagi Tahun Pelajaran 2016/2017. Medan.







