Karate Sebagai Sarana Pengembangan Kepemimpinan di Kalangan Remaja

Authors

  • Sudirman Sudirman

Keywords:

karate, kepemimpinan, remaja, pengembangan karakter, seni bela diri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran karate sebagai sarana pengembangan kepemimpinan di kalangan remaja. Kepemimpinan merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan sejak dini, terutama pada masa remaja yang merupakan periode pembentukan karakter. Karate, sebagai seni bela diri tradisional Jepang, tidak hanya mengajarkan teknik pertahanan diri tetapi juga nilai-nilai filosofis yang dapat membentuk karakter kepemimpinan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan 30 remaja usia 13-18 tahun yang telah berlatih karate minimal dua tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan focus group discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan karate secara signifikan berkontribusi terhadap pengembangan aspek kepemimpinan remaja, meliputi kedisiplinan, tanggung jawab, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan kemampuan mengambil keputusan. Nilai-nilai dojo kun dalam karate terbukti efektif dalam membentuk karakter kepemimpinan yang berintegritas. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian karate dalam program pengembangan kepemimpinan remaja di berbagai institusi pendidikan dan kemasyarakatan.

References

Funakoshi, G. (2013). Karate-Do: My Way of Life. Tokyo: Kodansha International.
Gill, R. (2016). Theory and Practice of Leadership. London: SAGE Publications.
Hassandra, M., Goudas, M., & Theodorakis, Y. (2003). Exercise and mental health in adolescents: The mediating role of self-efficacy. International Journal of Sport Psychology, 34(2), 156-164.
Jensen, A. R. (2015). Character development through martial arts training: A phenomenological study. Journal of Moral Education, 44(3), 339-354.
Koenig, K., & Eckstein, J. (2020). Leadership development in adolescents: The role of extracurricular activities. Youth & Society, 52(4), 568-591.
Kouzes, J. M., & Posner, B. Z. (2017). The Leadership Challenge: How to Make Extraordinary Things Happen in Organizations. San Francisco: Jossey-Bass.
Madden, M. E. (1995). Attributions of control and vulnerability at the beginning and end of a karate course. Perceptual and Motor Skills, 80(3), 899-910.
Moore, B., & Fry, M. D. (2017). The influence of martial arts training on adolescent aggression and self-esteem. Journal of Applied Sport Psychology, 29(2), 195-209.
Northouse, P. G. (2019). Leadership: Theory and Practice (8th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Parvizi, M., & Hosseini, S. A. (2021). The impact of traditional martial arts on character development: A systematic review. International Journal of Adolescence and Youth, 26(1), 134-151.
Rios, M., & Williams, D. (2016). Martial arts and psychological well-being in youth: A comprehensive review. Clinical Child Psychology Review, 12(2), 78-94.
Spear, L. P. (2013). Adolescent neurodevelopment. Journal of Adolescent Health, 52(2), S7-S13.
Theeboom, M., De Knop, P., & Vertonghen, J. (2009). Experiences of children in martial arts. European Journal for Sport and Society, 6(1), 19-34.
Vertonghen, J., & Theeboom, M. (2010). The social-psychological outcomes of martial arts practice in youth: A review. Journal of Sports Science & Medicine, 9(4), 528-537.
Weiss, M. R., Bolter, N. D., & Kipp, L. E. (2014). Assessing impact of physical activity-based youth development programs: Validation of the Life Skills Transfer Survey (LSTS). Research Quarterly for Exercise and Sport, 85(3), 263-278.
Zivin, G., Hassan, N. R., DePaula, G. F., Monti, D. A., Harlan, C., Hossain, K. D., & Patterson, K. (2001). An effective approach to violence prevention: Traditional martial arts in middle school. Adolescence, 36(143), 443-459.

Published

2025-07-31

Issue

Section

Articles