Peran Teknologi dalam Mendorong Aktivitas Fisik Mahasiswa di Era Digital

Authors

  • Ahmad Adil Universitas Negeri Makassar

Keywords:

teknologi digital, aktivitas fisik, mahasiswa, aplikasi kebugaran, gaya hidup sehat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi dalam mendorong aktivitas fisik mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar di era digital. Penurunan aktivitas fisik mahasiswa menjadi perhatian serius dalam konteks kesehatan generasi muda, terutama dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital yang cenderung mendorong gaya hidup sedentari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus yang melibatkan mahasiswa FIKK UNM sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi penggunaan aplikasi kebugaran serta perangkat pelacak aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi memiliki peran signifikan dalam meningkatkan motivasi dan konsistensi aktivitas fisik mahasiswa melalui berbagai fitur seperti gamifikasi, pemantauan real-time, kompetisi sosial, dan personalisasi program latihan. Aplikasi mobile fitness, wearable devices, dan platform media sosial terbukti efektif sebagai instrumen pendorong partisipasi aktif dalam olahraga dan aktivitas fisik. Namun, terdapat tantangan dalam implementasinya termasuk kesenjangan akses teknologi, literasi digital yang beragam, dan ketergantungan berlebihan pada validasi digital. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian teknologi secara strategis dalam kurikulum pendidikan jasmani dan program kesehatan kampus untuk mengoptimalkan manfaatnya dalam mendorong gaya hidup aktif mahasiswa

References

Arifin, Z. (2023). Pola aktivitas fisik mahasiswa fakultas olahraga di era digital. Jurnal Keolahragaan Indonesia, 15(2), 145-158.
Arifin, Z., & Wulandari, S. (2023). Strategi pemanfaatan teknologi dalam pendidikan jasmani di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 8(1), 23-35.
Azhari, M., & Nugroho, P. (2022). Dampak pandemi COVID-19 terhadap aktivitas fisik mahasiswa. Indonesian Journal of Sport Science, 12(3), 189-201.
Bandura, A. (2021). Social cognitive theory: An agentic perspective. Annual Review of Psychology, 52, 1-26.
Braun, V., & Clarke, V. (2022). Thematic analysis: A practical guide. London: SAGE Publications.
Budiman, A. (2022). Akurasi aplikasi fitness tracking dalam pengukuran aktivitas fisik. Jurnal Teknologi Kesehatan, 9(2), 78-91.
Budiman, A., & Sari, I. (2021). Privasi data kesehatan di era digital: Tantangan dan solusi. Jurnal Informatika Kesehatan, 10(1), 45-58.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2020). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. New York: Guilford Press.
Emanuel, E. J., Grady, C. C., Crouch, R. A., Lie, R. K., Miller, F. G., & Wendler, D. D. (2020). The Oxford textbook of clinical research ethics. Oxford: Oxford University Press.
Firmansyah, D. (2020). Kesenjangan digital dalam akses teknologi kesehatan di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(4), 234-245.
Firmansyah, D., & Indah, P. (2021). Gamifikasi dalam aplikasi fitness: Analisis psikologis terhadap motivasi pengguna. Jurnal Psikologi Olahraga, 7(2), 112-126.
Firmansyah, D., & Rahman, A. (2021). Kesadaran privasi data kesehatan digital di kalangan mahasiswa Indonesia. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 8(3), 167-179.
Handayani, R. (2023). Penggunaan teknologi digital untuk aktivitas fisik pada mahasiswa generasi Z. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 14(1), 67-82.
Hidayat, R. (2020). Literasi digital mahasiswa Indonesia dalam pemanfaatan aplikasi kesehatan. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 11(2), 89-103.
Hidayat, R., & Wulandari, D. (2022). Efektivitas gamifikasi dalam meningkatkan adherence aktivitas fisik. Sport Science Journal, 9(1), 34-49.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Hasil riset kesehatan dasar Indonesia tahun 2022. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kusuma, H., & Pratiwi, N. (2023). Peningkatan aktivitas fisik melalui aplikasi mobile fitness: Studi kuantitatif. Jurnal Kesehatan Olahraga, 13(2), 145-159.
Kusuma, H., Wijaya, A., & Santoso, B. (2022). Perilaku sedentari dan aktivitas fisik mahasiswa di era digital. Indonesian Journal of Public Health, 17(1), 56-70.
Kvale, S., & Brinkmann, S. (2021). Interviews: Learning the craft of qualitative research interviewing (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Lestari, D. (2022). Sustainability penggunaan aplikasi fitness: Perspektif psikologi kesehatan. Jurnal Psikologi Kesehatan Indonesia, 10(3), 178-192.
Lestari, D., Putri, A., & Handoko, S. (2022). Peran media sosial dalam mempromosikan aktivitas fisik di kalangan mahasiswa. Jurnal Komunikasi Kesehatan Masyarakat, 13(2), 123-137.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (2020). Naturalistic inquiry. Newbury Park: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2020). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nugraha, B., & Fitriani, A. (2020). Dampak gaya hidup sedentari terhadap kesehatan mahasiswa. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(4), 267-280.
Nugroho, S. (2023). Personalisasi teknologi fitness: Pendekatan individual dalam promosi aktivitas fisik. Sport Technology Journal, 6(1), 45-61.
Nugroho, S., Wibowo, A., & Kurniawan, D. (2023). Personalisasi program latihan berbasis artificial intelligence pada aplikasi fitness. Jurnal Teknologi Olahraga, 7(2), 89-104.
Pratama, R., & Dewi, L. (2023). Ketergantungan psikologis pada teknologi fitness: Analisis fenomenologi. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 11(1), 67-82.
Pratama, R., Setiawan, I., & Hidayat, N. (2021). Inovasi teknologi kesehatan digital untuk promosi aktivitas fisik. Jurnal Inovasi Teknologi Kesehatan, 5(3), 201-215.
Prochaska, J. O., & Velicer, W. F. (2021). The transtheoretical model of health behavior change. American Journal of Health Promotion, 12(1), 38-48.
Rahmawati, F., & Putri, D. (2021). Karakteristik digital natives dan implikasinya terhadap kesehatan. Jurnal Kesehatan Generasi Muda, 9(2), 134-148.
Rahman, F., & Suharto, T. (2022). Komunitas virtual fitness dan dampaknya terhadap aktivitas fisik mahasiswa. Jurnal Sosiologi Olahraga, 8(1), 56-73.
Saputra, Y. (2021). Kesenjangan akses teknologi kesehatan: Studi pada mahasiswa Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 10(4), 189-203.
Setiawan, B., & Kurniawan, H. (2022). Efektivitas visual feedback dalam aplikasi fitness terhadap motivasi latihan. Jurnal Psikologi Olahraga Indonesia, 10(2), 123-138.
Setiyawan, H. (2020). Transformasi digital dan perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 14(3), 178-194.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi 2). Bandung: Alfabeta.
Suryanto, A. (2023). Integrasi teknologi dalam kurikulum pendidikan jasmani perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 19(1), 78-94.
Suryanto, A., & Dewi, K. (2023). Dampak penggunaan aplikasi fitness terhadap peningkatan aktivitas fisik: Studi longitudinal. Journal of Sport and Exercise Science, 8(2), 145-162.
Wijaya, M. (2021). Wearable technology untuk monitoring kesehatan: Tinjauan sistematis. Jurnal Teknologi Biomedis, 6(1), 34-51.
Wijayanti, R., & Mulyadi, S. (2022). Peningkatan literasi kesehatan melalui media digital pada mahasiswa. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(3), 201-216.
Yin, R. K. (2020). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.

Published

2025-11-30

Issue

Section

Articles