Dampak Partisipasi Dayung Rekreasional terhadap Kebugaran Fisik Warga Makassar
Keywords:
Dayung rekresional, Pesisir Makassar, OlahragaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak partisipasi dayung rekreasional terhadap kebugaran fisik warga Makassar. Dayung rekreasional merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik berbasis air yang semakin populer di kawasan pesisir Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group. Data dikumpulkan melalui tes kebugaran fisik yang meliputi pengukuran VO?max, kekuatan otot, fleksibilitas, komposisi tubuh, dan daya tahan otot. Subjek penelitian terdiri dari 60 warga Makassar usia 25-50 tahun yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=30) yang melakukan dayung rekreasional 3 kali seminggu selama 12 minggu, dan kelompok kontrol (n=30) yang tidak melakukan aktivitas dayung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada VO?max sebesar 18,4% (p<0,001), kekuatan otot lengan meningkat 24,6% (p<0,001), fleksibilitas meningkat 15,2% (p<0,05), penurunan persentase lemak tubuh sebesar 3,8% (p<0,01), dan peningkatan daya tahan otot sebesar 28,3% (p<0,001). Kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan pada semua parameter. Analisis menunjukkan dayung rekreasional memberikan manfaat komprehensif terhadap kebugaran kardiovaskular, kekuatan muskuloskeletal, dan komposisi tubuh. Faktor pendukung meliputi aksesibilitas lokasi dayung di pesisir Makassar, dukungan komunitas dayung lokal, dan kondisi cuaca yang mendukung. Faktor penghambat antara lain keterbatasan peralatan, biaya sewa kayak, dan kurangnya kesadaran masyarakat tentang manfaat dayung. Rekomendasi yang diberikan adalah pengembangan fasilitas dayung publik, program edukasi kesehatan berbasis olahraga air, dan pembentukan lebih banyak komunitas dayung rekreasional untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik berbasis air.
References
Donnelly, J. E., Blair, S. N., Jakicic, J. M., Manore, M. M., Rankin, J. W., & Smith, B. K. (2009). Appropriate physical activity intervention strategies for weight loss and prevention of weight regain for adults. Medicine and Science in Sports and Exercise, 41(2), 459-471.
Hagerman, F. C. (2000). Energy expenditure during rowing. In V. Kleshnev (Ed.), Rowing biomechanics newsletter (pp. 88-94). Australian Institute of Sport.
Hawley, J. A. (2002). Adaptations of skeletal muscle to prolonged, intense endurance training. Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology, 29(3), 218-222.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil utama Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Mazurek, K., Zmijewski, P., Krawczyk, K., Czajkowska, A., Keska, A., Kapuscinski, P., & Mazurek, T. (2016). High intensity interval and moderate continuous cycle training in a physical education programme improves health-related fitness in young females. Biology of Sport, 33(2), 139-144.
McNeely, E., Sandler, D., & Bamel, S. (2005). Strength and power goals for competitive rowers. Strength and Conditioning Journal, 27(3), 10-15.
Pelz, L. A., Hesse, K., Grothe, R., & Wegner, M. (2020). Indoor rowing as a means to promote physical fitness in healthy adults: A systematic review. Medicina, 56(11), 597.
Rodriguez-Negro, J., Yanci, J., Whiteley, R., & Sanchez-Sanchez, J. (2015). Relationship between core strength and endurance tests in professional soccer players. Journal of Sports Science and Medicine, 14(2), 453-461.
Secher, N. H. (1993). Physiological and biomechanical aspects of rowing: Implications for training. Sports Medicine, 15(1), 24-42.
Warburton, D. E., & Bredin, S. S. (2017). Health benefits of physical activity: A systematic review of current systematic reviews. Current Opinion in Cardiology, 32(5), 541-556.
World Health Organization. (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. World Health Organization.
Yoshiga, C. C., & Higuchi, M. (2003). Rowing performance of female and male rowers. Scandinavian Journal of Medicine and Science in Sports, 13(5), 317-321.
Yunda, L., Quílez, J., & Ruiz de Oña, I. (2013). Physiological profile of elite Spanish rowers. Revista Internacional de Medicina y Ciencias de la Actividad Física y del Deporte, 13(52), 749-761.
Ingham, S. A., Whyte, G. P., Jones, K., & Nevill, A. M. (2002). Determinants of 2,000 m rowing ergometer performance in elite rowers. European Journal of Applied Physiology, 88(3), 243-246.







