MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LARI SPRINT MELALUI PERMAINAN HITAM HIJAU SISWA SMP

Authors

  • Gunardi Gunardi Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Hasil belajar, Lari sprint, Permainan hitam hijau

Abstract

Pembelajaran lari sprint siswa SMP banyak mengalami permasalahan yang timbul dalam pembelajaran dengan hasil pembelajaran siswa yang kurang dari nilai rata-rata dibawah nilai KKM 75 yang telah ditentukan guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lari sprint melalui permainan hitam hijau pada siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, tindakan dalam penelitian ini dibagi dalam dua siklus, dalam tiap siklus menunjukan perkembangan proses pembelajaran jasmani pada materi lari sprint. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP yang berjumlah 50 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengamatan, dan tes unjuk kerja siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Data penelitian ini berupa hasil belajar siswa yang meliputi ranah afektif, kognitif, dan psikomotor. Data penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran lari sprint melalui penerapan permainan hitam hijau dapat meningkatkan hasil belajar lari sprint dari kondisi awal persentase siswa yang nilainya mencapai KKM 75 sebesar 40% keberhasilan pembelajaran dari jumlah keseluruhan siswa, pada tindakan siklus pertama persentase siswa yang nilainya mencapai KKM mencapai 70% keberhasilan pembelajaran kemudian pada siklus kedua persentase ketuntasan belajar mencapai 86% keberhasilan pembelajaran. Peningkatan itu dapat dilihat dari setiap siklus. Kesimpulan penelitian ini adalah permainan hitam hijau dapat meningkatkan hasil belajar lari sprint siswa SMP.

References

Abdul Kadir Ateng,(1992), Azas dan Landasan Pendidikan Jasmani. Jakarta Depdikbud Dirjen Dikti
Abin Syamsudin M, 2002. Pendekatan Dan Metode Pembelajaran.
Agus Mahendra, 2008. Permainan Anak dan Aktivitas Ritmik. Jakarta: Universitas Terbuka
Anni, C.T,(2004). Psikologi Belajar. Semarang: UNNES Press
Moh. Surya, 1997. Ciri-ciri perubahan perilaku belajar dari beberapa ahli pendidikan.
Nadisah, (1992).Pengembangan kurikulum pendidikan jasmani dan kesehatan. Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti
Rumini, 2003. Model Pembelajaran Atletik, Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Depdiknas.
Sudjana, (1990). Strategi Pembelajaran.
Soegijanto, soedjarwo, (1992). Permainan Kecil.Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti Suryo,(1992). Psikologi Belajar. Jakarta: Universitas Terbuka
Waluyo, (2011). Teknologi Pendidikan dalam Penjas. Universitas Sebelas Maret Surakarta
Yosaphat Sumardi, 2000. Dasar – Dasar Atletik. Universitas Terbuka. Depdikbub.
Yoyo, B. Yusuf, U., Suherman, A. (2000), Atletik. Depdikbud. Dirjendikdasmen.

Published

2023-09-18

Issue

Section

Articles