Peran Guru Penjas Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik

Authors

  • Fajar Fajar Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Peran Guru PJOK, Pembentukan Karakter, Peserta didik

Abstract

Peran Guru Penjas dalam Pembentukan Karakter Siswa. Program Studi Pendidikan Jasmani dan Olahraga, Program Pascasarjana.Universitas Negeri Makassar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa peran guru PJOK dalam pembentukan karakter pada siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Instrument yang digunakan adalah angket (kuesioner). Populasi penelitian ini adalah guru PJOK sebanyak 4 guru. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu dengan sampel jenuh. Teknik analisis yang data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan presentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PJOK dalam pembentukan karakter pada peserta didik adalah masuk kategori sangat baik (SB) sebesar 0,00% (0 guru), kategori baik (B) sebesar 75% (2 guru), kategori cukup (C) sebesar 25% (1 guru), kategori kurang (K) sebesar 25% (1 guru) dan kategori sangat kurang (SK) sebesar 0,00% (0 guru).

References

Adham Nasution, 1983, Sosiologi, Bandung.
Ahmadi, Ruslam, 2005. Memahami Metodologi Penelitian Kualitatif, Malang: Universitas Negeri Malang
Arikunto, Suharsimi, 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta
Bauer,J,C, 2003, A Comparison of Attitudes in, Germany and United States
Darmiyati Zuchdi. (2011) Pendidikan Karakter dalam Persektif Teori dan Praktik Yogyakarta:UNY Press
Depdiknas. 2006.
Fathul Muin, 2011. Pendidikan Karakter.Konstruksi Teoritik dan Praktik
Ar Ruzz, Yogyakarta.
Kerlinger, 2006. Asas-Asas Penelitian Behaviour, Edisi 3, Cetakan 7.
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Kemdiknas. (2010). Pedoman Pembinaan Akhlak Mulia Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler, Jakarta: Kemdiknas
Khan, Y. (2010). Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri. Yogyakarta: Pelangi Publishing
Mulysa, E. 2011. Menjadi Guru Professional. Bandung: Remaja Rosdakarya
Pemerdiknas.no.22 Tentang Tujuan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta: Depdiknas
Raho Bernard, 2007, Teori Sosiologi Modern
Jakarta: Prestasi Pusaka
Sardiman A.M., Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: Rajawali Pers,2010
Sudiono, Anas, 2012. Pengantar Evaluasi Pendidikan.
PT> grafindo Persada: Jakarta.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta

Published

2023-09-26

Issue

Section

Articles