PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PAIRED STORY TELLING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

Authors

  • Selti Royani Arjunbrianti
  • Nurhaedah nurhaedah PGSD Universitas Negeri Makassar
  • nurfaizah ap PGSD Universitas Negeri Makassar

Abstract

Penelitian ini memiliki latar belakang diantaranya melihat penerapan model pembelajaran paired story telling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Rumusan masalah yang ditemukan yaitu bagaimanakah penerapan model pembelajaran paired story telling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri Bontoramba Kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran paired story telling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri Bontoramba Kabupaten Gowa. Materi yang dibahas peneliti adalah pembahasan tentang model pembelajaran paired story telling, keterampilan berbicara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, pada setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas V SD Negeri Bontoramba terdiri dari 22 siswa. Fokus penelitiannya yaitu penerapan model pembelajaran paired story telling untuk meningkatkan keterampilan berbicara. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022 di SD Negeri Bontoramba Kabupaten Gowa. Berdasarkan hasil observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I dikategorikan cukup dan pada siklus II dikategorikan baik. Hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I dikategorikan cukup dan pada hasil observasi siklus II menjadi kategori baik. Berdasarkan hal tersebut, nilai tes keterampilan berbicara siswa meningkat, dari siklus I berada dalam kategori cukup, dimana terdapat 12 siswa dikategorikan tuntas dan 10 siswa dikategorikan tidak tuntas. Kemudian meningkat pada siklus II berada pada kategori baik, dimana terdapat 19 siswa dikategorikan tuntas dan 3 siswa dikategorikan tidak tuntas. Kesimpulan hasil penelitian dan pembahasan ini bahwa penerapan model pembelajaran paired story telling dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri Bontoramba Kabupaten Gowa.

Published

2022-09-05

Issue

Section

Articles