Pengaruh Kelentukan Dan Keseimbangan Terhadap Kemampuan Roll Depan Pada Atlet Persani Sulsel 2019
DOI:
https://doi.org/10.35458/jc.v2i2.1237Keywords:
Kelentukan; Keseimbangan; Roll Ke depan; Senam.Abstract
Penelitian ini di latar belakangi oleh sebagian atlet Persani Sul-Sel 2019 yang masih menemui hambatan dalam praktek roll depan di Gedung Senam Persani Sul-Sel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan roll depan terhadap atlet Persani Sul-Sel 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode survey dengan teknik pengambilan datanya menggunakan tes dan pengukuran. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh atlet senam Persani Sul-Sel 2019. Sampel ditentukan sebanyak 32 atlet dengan teknik Propotional Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran dengan rubrik penilaian dari tahap awal, tahap gerakan, dan tahap akhir gerakan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase yang mengacu pada nilai Mean dan Standar Deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat kemampuan roll depan terhadap atlet Persani Sul-sel 2019 adalah rendah. Secara rinci, terdapat 0 atlet (0,00%) dalam kategori baik sekali, 9 atlet (28,12%) dalam kategori baik, 8 atlet (25,00%) dalam kategori cukup, 11 atlet (34,37%) dalam kategori kurang, dan 4 atlet (12,50%) dalam kategori kurang sekali.
References
Agus mukholid. (2004). Pendidikan Jasmani.Jakarta: Yudhistira
Afri Bernada Cinta Dea,(2012) Kemampuan Melakukan Guling Depan Siswa Kelas V SD Negeri 3 Pengasih. Yogyakarta:FIK UNY
Anas Sudijono. (2011). Pengantar Statistik Pendidikan.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Anggiat M. Sinaga.(2001). Pengertian Kemampuan. Diakses
Arma Abdoellah dan Agus Manadji. (1994). Dasar-dasar Pendidikan Jasmani. Proyek Pembinaan dan Peningkatan Mutu Tenaga Kependidikan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
BSNP. (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.
Effendi C. dan Herawati L.(2009). Puskesor dan Sport Clinic”.Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia (Nomor 1 Tahun 2010) Hlm 3.
Hasan Alwi.(2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka Hendra Agusta (2009) Pola Gerak Dalam Senam. Jakarta: CV. Ipa Abong Imam Hidayat.(1982). Senam dan Metodik. Jakarta: PT Abadi.
Muhajir. (2006). Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan SMP untuk Kelas VIII,Jakarta: Yudhistira
Muhajir & Sutrisno Budi. (2014). Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta: Kemdikbud.
Robbins. (2007). Abilities and Skills Edisi 12. Jakarta : Salemba empat
Roji. (2006). Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: Erlangga
Sri Heriyanti. (2008). Identifikasi Kesulitan Belajar Siswa Kelas VII SMP N 24 Purworejo Dalam Pembelajaran Guling Belakang.Yogyakarta: FIK UNY
Suharsimi Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian (Edisi Revisi). Jakarta: PT Rineka Cipta
Toho Cholik Mutohir. (2002). Gagasan-gagasan tentang pendidikan Jasmani dan Olahraga”. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia (Nomor 1 tahun 2010) Hlm 3.






