Hubungan Koordinasi Mata Tangan Dan Daya Ledak Otot Lengan Terhadap Kemampuan Servis Atas Dalam Permainan Bolavoli Pada Mahasiswa FIK UNM
DOI:
https://doi.org/10.35458/jc.v2i2.1239Keywords:
Koordinasi Mata Tangan; Otot Lengan; Servis Atas; BolavoliAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Hubungan Koordinasi Mata Tangan Dan Daya Ledak Otot Lengan Terhadap Kemampuan Servis Atas Bolavoli Pada Mahasiswa FIK UNM. Penelitian ini termasuk jenis penelitianan analisis kuantitatif. Populasi dan sampel adalah mahasiswa FIK UNM, yang dipilih secara purpusive sampling diperoleh sampel sebanyak 30 orang. Teknik analisis data yang digunakan frekuensi dengan menggunakan program SPSS Versi 21.00. Berdasarkan analisis data di peroleh: (1) ada hubungan yang signifikan antara koordinasi mata tangan terhadap kemampuan servis atas bolavoli, terbukti dengan nilai rhitung (rh) = 0,854 (p < ?0,05). R square (koefisien determinasi) 0.729 Hal in berarti 72.9% kemampuan servis atas bolavoli dipengaruhi oleh koordinasi mata tangan. (2) Ada hubungan yang signifikan antara daya ledak otot lengan terhadap kemampuan servis atas bolavoli, terbukti nilai rhitung(rh) = 0,849 (p < ?0,05).R square (koefisien determinasi) 0.722 Hal in berarti 72.2% kemampuan servis atas bolavoli dipengaruhi daya ledak otot lengan.(3) Ada hubugnan yang signifikan secara bersama-sama antara koordinasi mata tangan dan daya ledak otot lengan terhadap kemampuan servis atas bolavoli, terbukti dengan nilai Rhitung=0,923 (P<?0,05). nilai R square (koefisien determinasi) 0,851. Hal in berarti 85.1% kemampuan servis atas bolavoli dijelaskan oleh variable secara bersama-sama koordinasi mata tangan dan daya ledak otot lengan
References
Arikunto, Suharsimi, (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
Aip, Syarifudin, (1997) Pendidkan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta. Grasindo.
Arsil, (1999). Pembinaan Kondisi Fisik. Padang. FIK UNP
Beutelstahil, Diater, (2007). Belajar Bermain Bola Volley. Bandung: CV. Pioner Jaya
Halim Ichsan Nur, dan Anwar Khairil, (2011). Tes dan Pengukuran dalam Bidang Keolahragaan Makassar: UNM Makassar
Halim Ichsan Nur, (2011). Tes dan Pengukuran Kesegaran Jasmani Makassar: Universitas Negeri Makassar.
Harsono, (1988). Coaching dan Aspek-Aspek Psychologi Dalam Coaching, Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti.
Ismaryati, (2006).Tes Pengukuran Olahraga. Surakarta: UNS.
Langit, Anjay, (2016). Cara pengukuran koordinasi mata tangan. Online di. http://ibuguruolahraga.blogspot.com/2016/08/cara-pengukuran-koordinasi- mata-tangan.html?m=1 diakses tanggal 15 Mei 2018.
Ma’mun, Amung, dan Subroto, Toto. (2001). Pendekatan Keterampilan Taktis dalam Pembelajaran. Jakarta: Depdiknas
Nurhasan, (2001). Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani Prinsip-Prinsip dan Penerapannya. Jakarta: Depdiknas
Nawir, Nukhrawi, dkk, (2013). Permainan Bolavoli. Makassar: PKO FIK UNM.
Puri, (2015). Pengertian Koordinasi Mata Tangan Manfaat Fungsi Definisi dalam Permainan Bolavoli.Online di https://kebugarandanjasmani.blogspot.com/2015/12/pengertian-koordinasi-mata-tangan.html diakses tanggal (30 November 2018).
Soleh, Hartadi, (2007). Kontribusi kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan dengan ketepatan servis atlet bolavoli yunior di Klub bolavoli Yuso Yogyakarta. Skripsi.
Yunus, M, (1992). Olahraga Pilihan Bola Voli. Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.
Yasriuddin dan Wahyudin, (2016). Tes dan Pengukuran Olahraga. Makassar: Universitas Negeri Makassar






