Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai, Kelentukan, Dan Keseimbangan Terhadap Kemampuan Tendangan Depan Atlet Pencak Silat Kabupaten Soppeng
DOI:
https://doi.org/10.35458/jc.v2i2.1240Keywords:
Daya Ledak; Kelentukan; Keseimbangan; Tendangan depan; Pencak Silat.Abstract
Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriktif yang menggunakan rancangan penelitian “korelasional” yang bertujun mengetahui ; (1) Apakah ada kontribusi pada daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan tendangan depan atlet pencak silat Kabupaten Soppeng; (2) Apakah ada kontribusi kelentukan terhadap kemampuan tendangan depan atlet pencak silat Kabupaten Soppeng; (3) Apakah ada kontribusi antara keseimbangan terhadap kemampuan tendangan depan atlet pencak silat Kabupaten Soppeng; (4) Apakah ada kontribusi antara daya ledak otot tungkai, kelentukan, dan keseimbangan terhadap kemampuan tendangan depan atlet pencak silat Kabupaten Soppeng.Populasinya adalah atlet pencak silat Kabupaten Soppeng berjumlah 135 orang, sampel yang digunakan adalah atlet laki-laki sebanyak 30 orang. Teknik penentuan sampel adalah random sampling teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriktif, analisis koefisien korelasi, analisis korelasi ganda atau analisis regerasi (R) melalui program spss 16 pada taraf signifikan ? 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; (1) Ada kontribusi antara daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan tendangan depan atlet pencak silat Kabupaten Soppeng, dengan nilai korelasi (r) 0,605 dengan tingkat probabilitas (0,000) <? 0,05; (2) Ada kontribusi antara kelentukan terhadap kemampuan tendangan depan atlet pencak silat Kabupaten Soppeng dengan nilai korelasi (r) 0,423 dengan tingkat probabilitas (0,020) <? 0,05; (3) Ada kontribusi antara keseimbangan terhadap kemampuan tendangan depan atlet pencak silat Kabupaten Soppeng dengan nilai korelasi (r) 0,615 dengan tingkat probabilitas (0,000) <? 0,05; (4) Ada kontribusi antara daya ledak otot tungkai, kelentukan, dan keseimbangan terhadap kemampuan tendangan depan atlet pencak silat Kabupaten Soppeng dengan nilai korelasi (r) 0,737 dengan tingkat probabilitas (0,000) <? 0,05.
References
Budiwanto, Setyo. 2004. Pendidikan Jasmani. Malang : Universitas Negeri Malang. (Online) http://dewikusumadian.blogspot.com/2012/11/komponen-kesegaran-jasmani.html.
Hadi, Sutrisno. 2000. Metodologi Penelitian. Yogyakarta : Andi Yogyakarta. (Online). http://perguruansilatsinlamba.blogspot.co.id/2012/07/tes-dan-pengukuran-atlet-pencak-silat.html.
Lubis, Johansyah. 2004. Pencak Silat Panduan Praktis. Jakarta : PT. Rajawali Pers. (Online) http://johansyahlubis.blogspot.com/2013/12/buku-pencak-silat.html).
Lubis, Johansyah. 2014. Pencak silat, Panduan Praktis, Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Moeliono, et al. 2004. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka. (Online) http://www-abeeayang.com/2009/04/01/variabel-penelitian/.
Mylsidayu Apta, Kurniawan Febi. 2015. Ilmu Kepelatihan Dasar. Bandung : Alfabeta..
Sabar. 2007. Pengantar Metodologi Penelitian. FKIP : Universitas Muria Kudus. (Online) http://teori online.wordpress/2010/01/24/p0pulasi-dan-sampel.
Sarwono, Jonathan. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta : Graha Ilmu.
Subanah, M, dan Sudrajat. 2005. Dasar- Dasar Penelitian Ilmiah. Bandung : CV. Pustaka Setia.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Yogyakarta : Buku Beta.
(Online)ocw.usu.ac.id/…PENELITIAN/ekm_2405_slide_desain_penelitian.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : AFABETA, CV.
(Online)http://uthaumi.blogspot.com/2015/05/pengertian-populasi sampel-dan-teknik.htm.
Sukardi, Prof. Ph. D. 2003. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara.
(Online)http://prabowosetiyobudi.files.wordpress.com/2012/06/populasi-dan-sampel-penelitian.doc.






